Lampung Tengah
Musa Ahmad Ajak Pengurus Pramuka Lampung Tengah Tanamkan Jiwa Kepemimpinan
Alteripost.co, Lampung Tengah-
Mengajarkan hidup mandiri, disiplin, melatih jiwa kepemimpinan adalah beberapa manfaat dari mengikuti kegiatan Kepramukaan.
Meskipun era globalisasi penuh dengan kemajuan dan teknologi informasi semakin meningmat namun karakter manusia harus tetap dibangun untuk dapat membentuk karakter bangsa yang kuat. Hal ini bisa didapatkan melalui gerakan pramuka. Demikian salah satu kutipan arahan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad yang sekaligus merupakan Kamabicab Lampung Tengah dalam acara silaturahmi dengan Pengurus gerakan pramuka Lampung Tengah di Kantor Kwarcab Lampung Tengah. Kamis (3/6/2021).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lamteng Abdulhak S.H M.H dan pengurus gerakan Pramuka Se Lampung Tengah.
Bupati Musa mengajak seluruh kwartir cabang, kwartir ranting gerakan pramuka untuk merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah serta meningkatkan kualitas gugus depan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa.
“Saya bangga dengan prestasi gerakan pramuka di Lampung Tengah dan mari kita rapatkan barisan untuk lebih meningkatkan prestasi kita,” pesan Musa.
Dalam acara tersebut juga diberikan secara simbolis lambang garuda bagi anak berprestasi. Sementara itu Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lamteng Abdulhak S.H M.H mengatakan bahwa mendapatkan prestasi ini tidaklah muda, harus melalui proses yang panjang dan penuh perjuangan. (*)
Lampung
Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan
Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.
“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar
Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.
“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.
Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.
Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

