Lampung Tengah
Bupati Musa Ahmad Lantik Komisioner BAZNAS Lampung Tengah
Alteripost.co, Lampung Tengah-
Ucapan selamat bertugas disampaikan langsung oleh Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad, dalam acara pelantikan Komisioner Baznas Kabupaten Lampung Tengah, di Aula Siger Mas Lt IV Kantor Dinas Bupati Lampung Tengah. (04/06/2021)
Baznas Lampung Tengah segera menyusun dan mengurus program kerja yang diselaraskan dan dikolaborasikan dengan visi misi Pemda Lamteng sehingga terjalin komunikasi dan sinergitas.
Bupati Musa juga meminta, Baznas berperan aktif membantu Pemda Lamteng dalam hal penyaluran bantuan kepada masyatakat. Terutama Mashid/mushola, ulama, para kiyai, ustad , guru ngaji, guru agama dan seluruh fisabililah agar bisa diberdayakan melalui dana zakat yang disalurkan.
Bupati Musa juga mengatakan, nantinya akan mengentaskan kemiskinan di Lampung Tengah melalui program bantuan dari Baznas. Oleh karena itu Bupati Musa berharap agar semua bersinergi dengan baik demi mencapai tujuan bersama yaitu menjadikan Lampung Tengah bebas dari kemiskinan dan menjadi Kabupaten berjaya.
Dalam acara ini terpilih Drs.H. Bustami,MT sebagai ketua. Dalam sambutan nya usai dilantik, Drs H Bustami MT mengatakan bahwa Baznas sendiri adalah badan resmi satu satunya yang dibentuk pemerintah dan memiliki tugas untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq dan sedekah. Dirinya juga mengatakan bahwa akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyalurkan bantuan sesuai dengan tugas dari Baznas dan tentu dengan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. (*)
Lampung
Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan
Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.
“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar
Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.
“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.
Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.
Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

