Connect with us

DPRD

Fraksi Gerindra DPRD Lampung Kepada Gubernur: Evaluasi Kepala OPD Yang Tidak Mencapai Target

Published

on

Foto: Jubir Fraksi Gerindra DPRD Lampung Mukhlis Basri

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung meminta kepada Gubernur, untuk mengevaluasi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran di Lingkup Pemprov Lampung yang Mbalelo, alias kinerjanya tidak mencapai target.

Seperti diketahui, Pemprov Lampung pada Tahun Anggaran 2020 secara keseluruhan tidak mencapai target 100 persen, sebagaimana tercatat pada Raperda Pertangggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020.

Jubir Fraksi Partai Gerindra Mukhlis Basri menyampaikan, Fraksi Partai Gerindra memandang penting adanya efektifitas pencapaian target-target pembangunan dan pembiayaannya yang sudah dicanangkan bersama, antara DPRD Provinsi Lampung dengan saudara Gubernur melalui kebijakan APBD.

Dikatakannya, efektifitas menjadi penting mengingat belanja Pemerintah Daerah merupakan salah satu pendorong aktivitas perekonomian masyarakat yang diharapkan dapat meningkatkan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Provinsi Lampung.

PDRB tersebut, merupakan salah satu ukuran tingkat kesejahteraan masyarakat secara makro, di mana di dalamnya terdapat peran Pemerintah Daerah. Efektifitas pencapaian target menjadi kata kunci yang penting untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan.

“Hal ini mengingat dari sisi pendapatan dan belanja, Pemprov Lampung pada Tahun Anggaran 2020 secara keseluruhan tidak mencapai target 100 persen. Sebagaimana tercatat pada Raperda yang diajukan ini,” kata Mukhlis dalam sidang rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung dalam rangka pandangan umum fraksi atas Raperda Pertangggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020 di Gedung DPRD Lampung, Kamis (24/6).

Pada sisi pendapatan, masih kata dia, realisasi anggaran adalah sebesar 96,90 persen, menurun dari pencapaian realisasi target APBD tahun sebelumnya yang mencapai sebesar 98,58 persen, sedangkan pada sisi belanja realisasi anggaran adalah
sebesar 94,39persen, meningkat dari pencapaian realisasi belanja TA 2019 sebelumnya yang mencapai sebesar 94,25 persen.

Dengan kondisi yang demikian, Fraksi Partai Gerindra memandang pentingnya kinerja OPD-OPD merancang program-program pembangunan yang efektif dan efisien.

“OPD merupakan ujung tombak bagi penyerapan rencana anggaran yang telah disusun oleh DPRD Provinsi Lampung dengan saudara Gubernur, sehingga penting bagi saudara Gubernur untuk mendorong kinerja yang lebih baik pada OPD-OPD yang tidak mencapai target pencapaian program,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, tidak tercapainya program-program OPD pada akhirnya berdampak pada tidak tercapainya target anggaran dan belanja secara keseluruhan, sehingga dorongan peran pemerintah daerah untuk lebih mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung melalui pertumbuhan ekonomi menjadi melambat.

Fraksi Gerindra melihat masih sangat pentingnya optimalisasi potensi-potensi pendapatan, khususnya yang secara langsung dibawah otoritas saudara Gubernur. Salah satunya terkait dengan pajak dan retribusi daerah.

“Dengan harapan adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengimplementasikan isu kerakyatan, utamanya soal Pendidikan dan Kesehatan serta penguatan ekonomi Masyarakat dan dunia usaha yang masih terdampak Wabah Covid-19,” paparnya.

Di lain sisi, Fraksi Partai Gerindra mengapresiasi kinerja Gubernur yang telah mengambil Langkah-langkah taktis di lapangan, dan intens koordinasi dengan pusat terkait penanganan Covid-19.

Sehingga dapat menekan
pertumbuhan wabah Covid-19, dan Provinsi Lampung tidak pernah mendapatkan predikat zona merah, berbeda dengan Provinsi-provinsi lain.

“Semoga kedepan, gubernur Lampung dapat meningkatkan kinerja ini dan dapat menekan angka kematian akibat wabah Covid-19 dan varian lainnya,” harapnya.

Lebih lanjut, Pencapaian kinerja pemerintah sesuai dengan target yang ada pada APBD secara efektif dan efisien menjadi kata kunci yang harus dilakukan pada tahun-tahun mendatang.

Oleh karenanya, penting bagi saudara Gubernur untuk memonitoring dan mengevaluasi OPD-OPD yang ada untuk bekerja sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.

Kesatuan rencana, koordinasi, pengorganisasian dan pengawasan sesuai dengan regulasi menjadi penting untuk pencapaian target-target pembangunan dan pembiayaan.

“Dengan kesatuan gerak tersebut, Fraksi Partai Gerindra berharap pencapaian kinerja pemerintah Provinsi Lampung dapat lebih meningkat dengan realisasi program pembangunan dan rencana
pembiayaan yang sesuai dengan target, sehingga pemerintah Provinsi
Lampung dapat menjadikan APBD Provinsi Lampung sebagai instrument
peningkatan aktivitas ekonomi, yang selanjutnya berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung pada umumnya,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Pj. Gubernur dan Ketua DPRD Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Mapolda Lampung

Published

on

Alteripost Lampung – Pj. Gubernur Samsudin dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Mingrum Gumay menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Lapangan Mapolda Lampung. Senin (1/7/2024).

Pada kesempatan itu, Pj. Gubernur Samsudin mengapresiasi Polda Lampung atas kerjasama dan sinergi yang terjalin baik selama ini dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dengan tema Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas, upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Provinsi Lampung ini dipimpin langsung Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika selaku inspektur upacara.
Tema tersebut representatif semangat Polri dalam menunjukkan gerak dinamis dan progresif seiring perkembangan zaman.

Memperingati HUT Bhayangkara ke-78, Pj. Gubernur Samsudin mengucapkan selamat ulang tahun Bhayangkara ke-78 tahun 2024.
“Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas. Polri Professional berintegritas dambaan seluruh masyarakat Indonesia. Jadilah bhayangkara yang mengayomi serta melindungi rakyat lampung tercinta,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menjelaskan bahwa Peringatan ke–78 Hari Bhayangkara tahun ini mengangkat tema “Polri Presisi mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas”.

Tema ini, lanjut Kapolda, menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional serta kebijakan pemerintah dengan menjaga integritas, profesionalisme, serta kemitraan dengan semua pihak terkait, polri berperan sebagai garda terdepan dalam menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Saat ini, dalam upaya menuju arah pencapaian Visi Indonesia Emas 2045, jelasnya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menekankan tiga hal pokok untuk menjadi acuan. Yaitu, pertama, pentingnya stabilitas bangsa; Kedua, harus adanya keberkelanjutan dan berkesinambungan; dan Ketiga, Sumber daya manusia unggul.

Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Polri dalam hal ini Polda Lampung melaksanakan beberapa kegiatan, salah satunya adalah bulan bakti presisi berupa bedah rumah, bakti religi dengan pembersihan dan perbaikan rumah ibadah, pembangunan sumber air bersih serta penyaluran bantuan sosial secara serentak di seluruh jajaran polda lampung. Polda Lampung juga menggelar bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menyampaikan pesan-pesan serta harapan ke depan untuk Polri dalam hal ini Polda Lampung dalam mendukung institusi Polri yang semakin baik dan dekat dengan masyarakat.

Diantaranya pertama, seluruh personel Polri tetap berkomitmen mengedepankan prinsip tegas, humanis dan merakyat di setiap pelaksanaan tugasnya.

Kedua, perkuat sinergitas dengan stakeholder dalam upaya bersama mengawal pembangunan bersama menuju indonesia emas 2045.

Ketiga, jaga terus soliditas internal dalam memberikan pelayanan terbaik guna merawat situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Keempat, mengoptimalkan penegakan hukum yang tegas, humanis dan transparan.
Dan kelima, terus bersemangat untuk memberikan dharma bakti untuk bangsa.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading