Connect with us

Bandar Lampung

Darma Minta Rekanan Pengerjaan KUA Panjang Patuhi K3

Published

on

Foto: para pekerja pembangunan KUA Panjang yang belum menerapkan K3

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Kegiatan fisik pengerjaan pembangunan balai nikah dan manasik haji KUA Kecamatan Panjang Bandarlampung, yang bersumber dari APBN dan Satkernya berada di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandarlampung, dengan nilai pagu 1.175.000.000 tersebut dimenangkan oleh CV Aulia Akbar tengah disorot.

Pasalnya, pengerjaan itu disorot karena rekanan pemenang kegiatan tersebut dalam proses pengerjaannya diduga mengabaikan Keselamatan, Kesehatan dan Keamanan Kerja (K3) yang telah diatur oleh Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, para pekerja kegiatan pembangunan KUA Kecamatan Panjang tersebut tidak menggunakan helm, safety belt dan sepatu bot sesuai standar. Tentu hal tersebut sangat bertentangan dengan K3 yang telah diatur Undang-undang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung Darma Setiyawan meminta rekanan pengerjaan KUA Panjang untuk mematuhi K3 yang telah diatur oleh Undang-undang.

“Keselamatan kerja kan sudah diatur oleh Undang-undang, jadi kita minta rekanan pengerjaan KUA Panjang untuk mematuhinya,” ucap Darma, Kamis (26/08/2021).

Menurut Darma, penerapan K3 dalam proses pengerjaan konstruksi sangat penting untuk diterapkan oleh setiap rekanan. Hal itu guna menjamin keselamatan dan keamanan para pekerja di lapangan.

“Jadi kita harap setiap rekanan tidak menyepelekan perihal K3, kita minta kontraktor agar benar-benar menjamin keamanan dan keselamatan para pekerjanya,” ujar dia.

Sementara, Kemenag Kota Bandarlampung
H. Mahmuddin Aris Rayusman saat dikonfirmasi perihal tersebut, dirinya berdalih bahwa jika hal itu merupakan bagian kerja dari konsultan pengawas. Menurutnya, pihak Kemenag hanya menerima laporan dari konsultan pengawas, Senin (23/08/2021).

“Kami (Kemenag Bandarlampung) melalui Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) hanya berkoordinasi dengan konsultan pengawas, untuk mengingatkan rekanan agar selalu mematuhi K3,” dalih Aris. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Raih Penghargaan dari Kemenkop UKM

Published

on

Alteripost Jakarta – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menerima penghargaan pembina koperasi andalan dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Umum Dekopin Dr. Sri Untari Bisowarno kepada Walikota Eva Dwiana, pada puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 77 di Gedung Smesco Jakarta, Jumat (12/7/2024).

“Koperasi memiliki peran penting dalam perekonomian, itulah kenapa Bunda berkomitmen dalam melakukan pembinaan dan pengembangan koperasi,” kata Eva Dwiana.

Keberadaan koperasi menurut Eva Dwiana memiliki kontribusi signifikan dalam memajukan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan karyawan dan masyarakat secara umum.

“Diera seperti sekarang, pinjaman online ilegal dan rentenir bisa ditekan dengan adanya koperasi. Atas dasar itu pemerintah kota terus mendorong agar dapat membina para anggotanya seperti UMKM melalui pinjaman modal maupun peningkatan unit usaha,” tutup Eva Dwiana. (Rls).

Facebook Comments Box
Continue Reading