Lampung Selatan
Sefri Kepada Masyarakat, Rawat Bantuan Internet Agar Dapat Berfungsi Secara Maksimal
Alteripost.co, Lampung Selatan-
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lampung Selatan, M. Sefri Masdian, melakukan monitoring bantuan internet desa, di Desa Banjar Agung, Kecamatan Jatiagung, Minggu (29/8/2021).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel), Tahun 2021 ini mendapatkan bantuan internet desa sebanyak 5 (lima) titik yakni di Desa Sri Katon, Desa Bumi Asih, Desa Banjar Agung, Desa Palas dan Desa Sidomukti
Bantuan wifi gratis tersebut berasal dari Badan Aksesbilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum dibawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang alokasinya diupayakan oleh Anggota Komisi I DPR-RI dari Fraksi Golkar, Lodewijk F Paulus melalui Program Aspirasi.

Pada kesempatan itu, Sefri yang didampingi Pj. Kepala Desa Banjar Agung, Handayani, Kaur Perencanaan, Agus, melakukan peninjauan langsung internet desa yang menggunakan teknologi satelit yang sudah terpasang sejak Rabu, 25 Agustus 2021 kemarin.
“Perangkatnya sudah dipasang pada Rabu yang lalu, tetapi belum selesai, signal yang dihasilkan masih agak lemot, nanti penyedia yang memasang wifi akan kembali lagi,” ujar Handayani menjelaskan.
“Terus koordinasi dengan petugas penyedia agar wifi ini bisa digunakan secara maksimal. Di Desa Sri Katon, Kecamatan Tanjung Bintang, yang juga mendapatkan bantuan wifi gratis signalnya sudah baik dan cepat dalam mengakses internet,” pesan Kepala Dinas Kominfo Lamsel M.Sefri Masdian.
Pada kesempatan , M.Sefri Masdian, menjelaskan bahwa internet desa yang terpasang di Desa Banjar Agung maupun desa lainnya yang mendapatkan bantuan, bukan menjadi milik desa atau milik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, akan tetapi tetap menjadi milik BAKTI Kominfo Pusat.
Oleh karenanya, Sefri meminta agar aparat desa serta masyarakat turut menjaga barang tersebut (perangkat wifi, red) agar dapat berfungsi secara maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat.
Sebab, lanjut Sefri, jika aparat desa maupun masyarakatnya tidak dapat menjaga dan memanfaatkan wifi ini dengan baik, bukan tidak mungkin wifi akan di pindah ke desa lain.
“Manfaatkan bantuan ini dengan baik. Tidak semua desa mendapatkan bantuan wifi secara gratis. Jika desa ini tidak dapat memanfaatkan wifi secara maksimal, bukan tidak mungkin wifi akan dipindahkan ke desa lain,” jelas Sefri.
“Keberadaan internet ini untuk membantu kelancaran pemerintah desa dalam hal penggunaan akses internet. Manfaatkan untuk keperluan administrasi pemerintahan desa, buatlah website desa untuk membantu mempromosikan semua potensi yang dimiliki desa ini,” kata Sefri lagi.
Pada kesempatan itu, Sefri juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi I DPR-RI dari Fraksi Golkar sekaligus Sekjen Partai Golkar, Lodewijk F Paulus yang telah mengupayakan bantuan Wifi gratis di Lampung Selatan.
“Atas nama aparatur desa maupun masyarakat desa yang mendapatkan bantuan wifi gratis, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Anggota Komisi I DPR-RI dari Fraksi Golkar yang juga sebagai Sekjen Partai Golkar, Bapak Lodewijk F Paulus atas bantuannya dalam mengupayakan wifi secara gratis di desa kami,”ujar Sefri.
“Semoga bantuan yang diberikan bapak Lodewijk F Paulus dapat bermaanfat untuk pemerintahan desa penerima bantuan, dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar, serta dapat membantu program pengembangan digitalisasi pemerintah, baik untuk tingkat desa, untuk sekolah, untuk fasilitas kesehatan terutama dipuskesmas yang saat ini lebih dominan untuk penanganan Covid-19, baik itu data BPJS, maupun data vaksinasi,” pungkas Sefri. (Gus)
Lampung Selatan
Kemendagri Apresiasi Lampung Selatan atas Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Alteripost Batam – Gerakan membangun lingkungan yang bersih, tertata dan berkelanjutan melalui Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) membawa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra.
Penghargaan pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tersebut diterima Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Tak hanya plakat piala penghargaan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memperoleh bantuan pemerintah senilai Rp1,5 miliar sebagai bagian dari apresiasi atas kinerja daerah dalam pengelolaan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan.
Penghargaan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia bersama Kompas TV tersebut menjadi pengakuan atas upaya Kabupaten Lampung Selatan dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.
Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengelolaan sampah, kualitas lingkungan hidup, hingga efektivitas program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Inovasi daerah juga menjadi salah satu nilai tambah dalam menghadirkan solusi lingkungan yang kreatif, kolaboratif dan berkelanjutan.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat arah Program HELAU yang digaungkan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Program ini merupakan gerakan pembangunan terpadu berbasis gotong royong yang diarahkan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, aman sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati M. Syaiful Anwar mengatakan, apresiasi tersebut tidak hanya menjadi penghargaan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi dorongan bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kinerja.
“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Apa yang telah dilakukan melalui Program HELAU harus terus diperkuat dan dikembangkan,” kata Syaiful.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Lampung Selatan untuk memperkuat implementasi Program HELAU secara berkelanjutan, sehingga upaya menciptakan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman dan unggul dapat terus tumbuh dari tingkat masyarakat hingga menjadi bagian dari karakter pembangunan daerah. (*)

