DPRD
Apriliati Optimis KPPI Bakal Lahirkan Perda Yang Berkaitan Dengan Perempuan dan Anak
Alteripost.co, Bandarlampung-
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung resmi melantik enam Dewan Pengurus Cabang (DPC) KPPI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung di Hotel Horison, Bandar Lampung, Senin, 6/9/2021.
Enam DPC yang dilantik tersebut adalah DPC Lampung Selatan, DPC Lampung Utara, DPC Lampung Tengah, DPC Kota Metro, DPC Way Kanan dan DPC Pringsewu.
Ketua KPPI Lampung Apriliati dalam sambutannya mengatakan, pelantikan enam DPC pada hari ini melengkapi struktur KPPI di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Dengan lengkapnya struktur ini maka KPPI Lampung akan siap melaksanakan musyawarah daerah (musda) pada bulan Oktober mendatang.
“6 Oktober yang akan datang KPPI akan melaksanakan musda. Mari kita sukseskan pelaksanaan musda, siapapun yang akan terpilih berkewajiban meneruskan perjuangan KPPI dan harus kita dukung Bersama,” kata Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Lampung tersebut.
Apriliati juga memaparkan bahwa pada pemilu 2019 lalu, jumlah perwakilan perempuan di DPR Provinsi Lampung sebanyak 17 orang atau 20 persen. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan periode sebelumnya yang hanya 12 orang saja.
Karena itu, Apriliati meminta agar KPPI bisa berkontribusi dalam pembangunan di provinsi Lampung, sehingga akan meningkatkan indeks demokrasi dan indeks kesetaraan gender.
Wakil Ketua Bapemperda DPRD Lampung tersebut optimis KPPI bisa berperan aktif dalam melahirkan perda-perda yang memiliki perspektif gender. Ini tugas yang berat, namun bisa dilaksanakan jika bekerjasama dengan semua pihak yang memiliki kepedulian dengan kaum perempuan.
“Menjadi tugas dari KPPI bekerjasama dengan stakeholder terkait. Kita bukan bicara politik semata, kita juga menangani masalah stunting, kekerasan perempuan, perlindungan anak, mewujudkan kota ramah anak. Bagaimana anggota legislatif yang juga anggota KPPI bisa melahirkan Perda-perda yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Kita kawal program yang berperspektif gender. Masyarakat menunggu kiprah kita semua,” ujar Apriliati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Fitrianita Damhuri dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung kiprah KPPI di Lampung.
Menurut Fitrianita keberadaan KPPI telah mendorong partisipasi perempuan di dunia politik dan dapat melahirkan perda yang perspektif gender.
“Perempuan sudah mendapat kesempatan dan kesetaraan dengan laki-laki. Keterwakilan yang sudah mencapai 20 persen diharapkan terus meningkat di masa-masa yang akan datang. Saya yakin banyak perempuan yang mau terjun ke dunia politik, tapi karena kurangnya pengetahuan dan informasi, menyebabbkan mereka enggan terlibat langsung,” kata Fitri. (Rls)
DPRD
Ahmad Giri Hadiri HPN di Banten, Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan
Alteripost Banten – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menghadiri rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar di Provinsi Banten. Kehadiran Ahmad Giri menjadi bentuk dukungan DPRD Lampung terhadap peran strategis pers dalam pembangunan daerah dan penguatan demokrasi. Banten (9/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Giri menegaskan bahwa pers memiliki posisi penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, pers yang profesional dan berimbang berkontribusi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan serta mendorong partisipasi publik.
“Pers adalah mitra strategis pemerintah dan lembaga legislatif. Melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar sekaligus menjadi sarana kontrol sosial,” ujar Ahmad Giri di sela kegiatan HPN.
Ia juga mengapresiasi insan pers yang terus menjaga independensi dan etika jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Ahmad Giri berharap momentum HPN menjadi penguat kolaborasi antara pers dan pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Peringatan Hari Pers Nasional di Banten dihadiri insan pers dari berbagai daerah di Indonesia serta diisi dengan sejumlah agenda, mulai dari seminar, diskusi media, hingga kegiatan kebudayaan yang mempererat solidaritas antarjurnalis.(*)

