Lampung
Kunker Ke Tubaba, Riana Sari Mendorong Organisasi Keperempuanan Saling Bersinergi
Alteripost.co, Tulangbawang Barat-
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) bertempat di Islamic Center, Rabu (22/09/221).
Kunker dilaksanakan dalam rangka memberikan arahan dan pembinaan kepada TP. PKK dan organisasi – organisasi di bawah kepemimpinannya.
Berbagai kegiatan digelar oleh beberapa organisasi dibawah kepemimpinan Riana Sari Arinal, diantaranya Senam Lampung Berjaya oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI), aksi donor darah oleh PMI, Pengobatan gratis oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Kampanye Gizi, Perpustakaan Keliling dan kegiatan pendukung lainnya.
Sementara, Ketua TP. PKK Kabupaten Tulangbawang Barat, Hj. Cornelia Umar, menyambut kedatangan Ketua TP. PKK dihalaman Islamic Center Kabupaten Tulangbawang Barat yang dilanjutkan dengan menyaksikan Senam Lampung Berjaya.
Menurut Ketua TP. PKK Kabupaten Tulangbawang Barat bahwa seluruh jajaran Pengurus PKK Kabupaten Tulangbawang Barat siap mendukung Program TP. PKK Provinsi Lampung, Program – program kegiatan dilakukan selaras dengan Program PKK Provinsi Lampung melalui kegiatan yang dilaksanakan organisasi terkait, seperti LKKS, PAUD, PMI dan Literasi serta organisasi lainnya yang menyentuh langsung kepada masyarakat dan berkelanjutan.
TP. PKK Kabupaten Tulangbawang Barat secara terus menerus melaksanakan upaya pencegahan stunting melalui Kampanye gizi produk pertanian dengan konsumsi protein hewani yang ASUH (Aman Sehat Utuh dan Halal) untuk mencegah stunting pada anak – anak yang merupakan generasi penerus harapan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan secara simbolis berupa bantuan untuk anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, bantuan budidaya ikan dalam ember, bantuan Sembako, bantuan bagi pengrajin batik, bantuan buku untuk Desa, bantuan untuk anak disabilitas, bantuan daging, susu dan telur untuk anak – anak sekolah.
Mengawali sambutannya Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengapresiasi seluruh Pengurus TP. PKK Kabupaten Tulangbawang Barat yang telah bersinergi bersama berbagai organisasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan menyentuh langsung kepada masyarakat.
Organisasi – organisasi dibawah kepemimpinan Riana Sari Arinal diharapkan dapat menjalin kerjasama antar organisasi, membantu pemerintah dalam pembangunan daerah dan menunjukkan karyanya kepada masyarakat dengan tindakan nyata seperti pada hari ini.
Menurut Riana Sari, saat ini seluruh organisasi dibawah kepemimpinannya fokus pada upaya pencegahan dan penanganan dampak Pandemi, baik secara ekonomi, sosial dan budaya.
Terkait inovasi dan potensi daerah, Riana Sari mendorong Kabupaten/Kota untuk memunculkan ciri khas daerahnya masing – masing melalui kerajinan Batik yang banyak disukai masyarakat di Indonesia.
“Saya sangat berharap agar Setiap Kabupaten mempunyai Batik yang berciri khas daerahnya masing – masing,” ucap Riana Sari.
“Mungkin Tulangbawang Barat bisa mengembangkan batik dengan motif aksara, silahkan saja,” lanjutnya.
Mengakhiri sambutannya, Riana Sari Arinal menyoroti masalah stunting yang angkanya masih cukup tinggi, dirinya berpesan kepada Ibu – ibu untuk aktif dalam UP2K, memberikan asupan gizi kepada anak – anak dengan makanan yang bernilai gizi tinggi serta melakukan upaya – upaya peningkatan nilai gizi makanan.
Diakhir acara dilakukan kampanye gizi oleh Ketua TP. PKK didampingi Ketua TP. PKK Kabuoaten Tulangbawang Barat dengan kegiatan membagikan telur kepada anak – anak sekolah.
Turut mendampingi Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Kadis PPPA, Kadis Perikanan, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis Perpustakaan dan Arsip. (Rls)
Lampung
Mewakili Gubernur, Sekdaprov Marindo Lantik Sejumlah JPTP, Tekankan Profesionalitas dan Inovasi Layanan Publik
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melantik lima Pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (5/12/2025). Mewakili Gubernur, pelantikan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/6537/6.04/2025 dan 800.1.3.3/6538/6.04/2025 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam SK pertama, tiga pejabat dilantik, yaitu :
1. Dr. Evi Fatmawati, M.Si. dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung;
2. Drs. Samsurijal, MM. dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Lampung;
3. Drs. Intizam dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP menjadi Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.
Sementara dalam SK kedua, dua pejabat lainnya dilantik, yaitu :
1. Sukmawan Hendriyanto, ST., MT. dari Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Lampung;
2. Dr. Yusmaidi, Sp.B (K) BD. dari Dokter Ahli Madya RSUD Abdul Moeloek menjadi Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, menegaskan pentingnya menjalankan amanah jabatan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Gubernur menyampaikan bahwa pejabat yang baru dilantik memegang peran strategis dalam menghadirkan layanan publik yang lebih responsif.
“Masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir secara nyata, yang mendengar, memahami, dan memberikan solusi cepat serta tepat,” ujar Gubernur.
Gubernur menekankan bahwa pejabat pimpinan tinggi tidak hanya menjalankan tugas teknis, namun juga dituntut membawa nilai perubahan. Inovasi, keberanian mengambil langkah strategis, serta kemampuan menggerakkan jajaran menjadi poin penting yang harus dikedepankan.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan empat pesan utama. Pertama, peningkatan kualitas pelayanan publik untuk memastikan kemudahan dan kepastian layanan bagi masyarakat. Kedua, memperkuat koordinasi lintas sektor guna menyelesaikan berbagai persoalan yang saling berkaitan.
Ketiga, mendorong transformasi digital di seluruh perangkat daerah. Dan keempat, menjaga integritas dan etika pelayanan publik agar jabatan benar-benar dijalankan sebagai amanah.
Gubernur juga meminta para pejabat segera beradaptasi dan menyusun langkah kerja prioritas untuk mendukung target pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pejabat harus menjadi pemimpin yang memberi teladan, bukan sekadar instruksi.
Di akhir sambutannya, Gubernur kembali mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam menjalankan tugas. “Selamat bertugas dengan sepenuh hati. Jalankan amanah dengan kesungguhan,” tutup Gubernur. (Red)

