Connect with us

Tanggamus

FKBM Audiensi Dengan Bupati Dewi, Tingkatkan IPM Jadi PR Bersama

Published

on

Foto: Bupati Dewi saat menerima audiensi FKBM

 

Alteripost.co, Tanggamus-
Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menerima audiensi dari Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKBM) Tanggamus, di Rumah Dinas Bupati, Kamis (13/1/2022).

Turut mendampingi Bupati, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, Inspektur Ernalia, Asisten Bidang Pembangunan Sukisno, Kadis Pendidikan Yadi Mulyadi dan Kadis PMD Arpin.

Ketua FKBM Muhlihun, menyampaikan bahwa tujuan audiensi yang dilakukan pihaknya adalah untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan evaluasi program Semua Bisa Sekolah (SBS).

“Yang intinya kita akan meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IMP) di Kabupaten Tanggamus. Yang mana target kita 906 (orang) , tapi kita melebihi target SBS yaitu 1.096 dan alhamdulillah di sambut baik dan di respon oleh Bupati Tanggamus.”

“Selain itu juga, target kami kedepannya tentang umur dari program SBS ini bisa di tambah dari umur 22 sampai 45 tahun, ditargetkan program SBS ini di tahun 2023 menjadi 1.500 sampai 2.000 siswa paket,” terangnya.

Muhlihun juga di berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus terhadap insentif guru atau tutor program SBS.

Sementara Bupati Dewi Handajani, memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program dan kegiatan FKBM. Untuk itu Bupati berharap, agar melalui program Semua Bisa Sekolah akan meningkatkan IPM Kabupaten Tanggamus.

“Kami dari Pemkab Tanggamus siap mendukung penuh program FKBM dalam meningkatkan dunia pendidikan, karena tetap dapat membantu pendidikan masyarakat meski ditengah Pandemi Covid 19 sekarang.”

“Semoga apa yang menjadi target ke depan, sama sama akan kita tingkatkan tentang capaian dan umur bisa kita tambahkan dari program SBS ini, agar bisa tercapai dan terlaksana dengan baik,” harap Dewi.

Kemudian terkait insentif bagi para guru dan tutor program SBS, Bupati mengatakan akan berkoordinasi DPRD Kabupaten Tanggamus dan dinas terkait.

“InsyaAllah dari 64 orang tutor yang ada di Kabupaten Tanggamus, akan kita anggarkan sesuai dengan anggaran yang ada. Dengan melihat situasi dan kondisi keuangan dikarenakan kita dalam keadaan pandemi Covid 19 saat ini,” ucap Bupati. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

Bupati Tanggamus Sambut Roadshow Ketahanan Pangan Gubernur Lampung

Published

on

Alteripost Tanggamus – Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T. dalam rangkaian kegiatan roadshow di Kabupaten Tanggamus, Rabu (17/12/2025).

Kunjungan ini menjadi titik awal roadshow Gubernur Lampung di sejumlah daerah dengan fokus peninjauan sektor ketahanan pangan.

Agenda tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat ketersediaan pangan sekaligus memastikan program pembangunan berjalan merata hingga ke wilayah pedesaan.

Bupati Tanggamus menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap sektor ketahanan pangan di daerahnya. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendukung program-program strategis guna meningkatkan kemandirian pangan dan pemerataan pembangunan di wilayahnya.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi mengatakan, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Tanggamus karena mayoritas masyarakat menggantungkan hidup pada sektor tersebut.

“Kami siap mendukung program ketahanan pangan yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Harapannya, produktivitas petani meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur turut didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pada lokasi pertama di Pekon Keagungan, Gubernur bersama rombongan meninjau produksi pupuk organik cair (POC) yang dikelola masyarakat desa. Rombongan juga melakukan panen sejumlah komoditas pangan seperti padi, jagung, dan kacang tanah. Selain itu, Gubernur berdialog dengan petani dan kelompok tani mengenai dampak penggunaan pupuk organik terhadap peningkatan hasil panen.

Selanjutnya, Gubernur mengunjungi Pekon Wonosobo dan Kalirejo untuk meninjau fasilitas POC dan bed dryer yang disalurkan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gemilang. Fasilitas tersebut dimanfaatkan petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk mendukung proses pascapanen agar hasil pertanian memiliki kualitas dan nilai jual lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan sektor pertanian dan pangan sebagai penopang ekonomi masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah dapat bersinergi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Menurut Gubernur, Lampung memiliki potensi pertanian yang besar, termasuk di Kabupaten Tanggamus. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan kemakmuran bagi petani karena masih bergantung pada pupuk kimia serta penjualan hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah.

“Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah meningkatkan produksi, dan itu hanya bisa dicapai jika petani berdaulat atas pupuk. Karena itu, kami mendorong swasembada pupuk, terutama pupuk organik,” ujar Gubernur.

Gubernur Mirza juga mengungkapkan, sepanjang 2025 Pemerintah Provinsi Lampung telah membangun fasilitas produksi POC di 500 desa. Pupuk tersebut dibuat dari bahan sederhana seperti air kelapa, air cucian beras, dan kedelai yang difermentasi dengan mikroba, sehingga dapat diproduksi secara mandiri oleh masyarakat.

Ia menambahkan, hasil uji lapangan menunjukkan penggunaan POC mampu meningkatkan produktivitas tanaman. “Jagung tanpa pupuk kimia produksinya naik, padi bulirnya lebih banyak, dan kacang relatif bebas hama,” pungkasnya. (ADV).

Facebook Comments Box
Continue Reading