Connect with us

Tulang Bawang

Surga Kehidupan Hewan, Kabupaten Tuba Miliki 70,7 Ribu Hektare Rawa Membentang Luas

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) Lampung, memiliki rawa pasang surut dengan luas kurang lebih 70,7 ribu hektare yang membentang luas di sejumlah Kecamatan di Sai Bumi Nengah Nyappur.

Ribuan hektare rawa yang menjadi daerah surga bagi berbagai jenis hewan di dalamnya itu memiliki banyak potensi kekayaan alam yang luas.

Selain berbagai ikan di dalamnya, rawa di Kabupaten Tulangbawang di gadang sejak dahulu sebagai lokasi migrasi bagi para fauna asli Australia.

Daerah rawa yang membentang sepanjang pantai timur dengan ketinggian 0-1 m itu, merupakan daerah rawa dengan lokasi pasang surut.

Sehingga tidak salah jika rawa-rawa di Tulangbawang menjadi surga bagi berbagai ikan dan hewan darat yang melintas.

Seperti salah satunya di Rawa Pacing di kecamatan Menggala Timur, dan Rawa Bujung Tenuk serta Rawa Bawang Latak Kecamatan Menggala.

Untuk lokasi Rawa Pacing menjadi salah satu tempat favorit bagi para pemerhati alam khususnya satwa burung yang ada.

Menurut info yang beredar Rawa Pacing dengan luas 3 ribu hektare lebih itu, sejak dahulu sudah menjadi laboratorium berbagai lembaga swadaya masyarakat lingkungan.

Karena kondisi alamnya yang masih asri dengan pepohonan khususnya kayu gelam dan semak belukar yang tumbuh berdiri di tengah-tengah rawa.

Membuat banyak berbagai jenis burung mendominasi tempat berkumpulnya lokasi tersebut.

Bahkan Rawa Pacing digadang dahulu pernah menjadi area konservasi dunia dan menjadi tempat berpindahan burung dari Australia.

Sehingga Rawa Pacing memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan rawa-rawa yang ada di Indonesia khususnya Lampung.

Selain Rawa Pacing, Rawa Bujung Tenuk dan Rawa Bawang Latak di Kecamatan Menggala juga tidak kalah menarik.

Rawa Bujung Tenuk yang berada di Jalan Lintas Timur Sumatera dan Rawa Bawang Latak, merupakan daerah rawa pasang surut yang menjadi danau yang luas di kala musim hujan datang.

Hal sebaliknya juga terjadi ketika rawa memasuki musim kemarau panjang, yang mana kawasan ini berubah menjadi hamparan padang luas.

Sehingga berbagai jenis burung sering berada di lokasi rawa, bahkan lokasi ini juga dapat dijadikan lokasi untuk menggembala ternak masyarakat setempat khususnya ternak kerbau.

Kepala Dinas Perikanan Tulangbawang Eka Saputra menjelaskan, Kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini memiliki luas rawa kurang lebih 70,7 ribu hektare.

“Dari luas rawa itu, potensi berbagai jenis ikan juga banyak berkembang disana,” bebernya.

Maka dari itu guna menjaga kelestarian lingkungan biota sungai setempat pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Lampung beberapa tahun lalu telah melakukan restoking.

“Beberapa tahun lalu kita juga sudah pernah melakukan restoking bersama Pemerintah Provinsi Lampung dengan menebar 1 juta benih ikan dari berbagai jenis di DAS way Tulangbawang,” ujarnya.

“Alhamdulillah saat ini sudah ada perkembangan yang signifikan dari hasil restoking yang dilakukan saat itu,” tambahnya.

Terpisah Angga (30) warga Kecamatan Menggala saat ditemui menjelaskan setiap perubahan musim, rawa-rawa di Tulangbawang menghasilkan manfaat dan anugerah bagi masyarakat sekitar.

Bahkan kedua hamparan rawa ini juga menjadi lokasi untuk mencari nafkah masyarakat, baik dalam mencari ikan saat musim penghujan (kondisi air naik).

Ataupun disaat musim kemarau dikarenakan menjadi lokasi masyarakat untuk menggembala hewan ternak salah satunya kerbau.

“Setiap terjadi dua musim ini, masyarakat banyak diuntungkan dengan adanya rawa-rawa,” terangnya.

Angga berharap kondisi rawa di Tulangbawang dapat terus terjaga kelestariannya baik hamparan padang yang luas serta hewan yang hidup di dalamnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Pimpin Upacara Bulanan, Pj Bupati Qudrotul Ikhwan Ingatkan ASN di Tuba Akan Pentingnya Disiplin

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – PJ. Bupati Tulangbawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M bertindak sebagai Inspektur dalam kegiatan upacara bulanan sekaligus halal bihalal. Kegiatan tersebut digelar di Halaman Kantor Bupati setempat, Rabu (17/4/2024).

Adapun bertindak sebagai Perwira upacara sendiri dipimpin Kepala DPMPTSP dan Sekretaris DPMPTSP sebagai Pemimpin upacara.

Hadir juga pada upacara itu, Pj Sekdakab Tulangbawang, Seluruh Staf Ahli Bupati, Seluruh Asisten, Seluruh Kepala OPD, Seluruh Kabag Setdakab, Seluruh Kabag Sekretariat DPRD, Camat Menggala dan Lurah, serta Seluruh ASN (PNS dan Tenaga Kontrak) dilingkup Pemkab Tulangbawang.

Dalam sambutannya Pj Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M, menuturkan upacara bulanan yang dilaksanakan Pemda Kabupaten Tuba kali ini terlihat spesial, karena bersamaan dengan pelaksanaan Halal bihalal dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Saya selaku PJ Bupati Tulangbawang atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh peserta upacara. Taqobbalallahu Minna Wa Minkum Taqobbal Ya Karim, Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh peserta upacara,” tutur Qudrotul Ikhwan.

Ia mengajak kepada peserta upacara agar memanfaatkan momentum Halal bihalal untuk saling memaafkan. Karena dengan hati yang sudah bersih, hubungan seluruh pegawai menjadi lebih harmonis, kebersamaan semakin kuat, serta kekompakan akan bertambah.

“Kebersamaan dan kekompakan adalah salah satu kunci utama untuk membangkitkan sinergi dengan seluruh pihak,” paparnya.

Melalui momen ini juga PJ Bupati Qudrotul Ikhwan mengingatkan kepada seluruh peserta upacara tentang pentingnya menerapkan kedisiplinan, baik disiplin waktu, disiplin dalam berpakaian, maupun disiplin dalam hal administrasi.

“Saya harap masing-masing kepala OPD dapat memberikan contoh kepada bawahannya sekaligus dapat memberikan tindakan maupun pembinaan kepada pegawai yang tingkat kedisiplinannya kurang baik,” tegas dia.

Mengakhiri sambutannya tak lupa dirinya juga mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi seluruh pegawai yang telah menunjukkan kedisiplinan yang tinggi, baik dalam pelaksanaan upacara maupun dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Semogga dengan disiplin yang baik, kinerja para ASN dalam melayani masyarakat juga dapat semakin maksimal, sehingga pekerjaan menjadi semakin berkah untuk diri sendiri maupun untuk keluarga.

“Kepada para ASN Tulangbawang, saya berharap saudara sekalian dapat menghargai diri sendiri dengan menjaga dan menguatkan kualitas kinerja masing-masing. Selamat bekerja dan selamat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (Can).

Facebook Comments Box
Continue Reading