Connect with us

Ruwajurai

Jajaran Kanwil Kemenkumham Lampung Gelar Pemilu Tahun 2024 Bagi Warga Binaan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Sebanyak 16 Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung melaksanakan Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif Tahun 2024. Pesta Demokerasi yang dilaksanakan setiap S Tahun sekali ini diikuti kurang lebih oleh 8189 Pemilih di dalam Lapas dan Rutan yang terdiri dari 3879 Daftar Pemilih Tetap (DPT) saat ini dan 4310 Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), data tersebut tidak termasuk dengan Calon Daftar Pemilih Khusus (DPK). Rabu (14/2/2024).

Satu hari sebelum pelaksanaan Kepala Divisi Pemasyarakatan, R.B. Danang Yudiawan dan Team Divisi Pemasyarakatan telah melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pemantauan guna mematangkan persiapan dalam kegiatan Pemilu ini. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dalam Pembagian tugas pada rapat yang dipimpin oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan. Selain pembagian tugas Kepala Divisi Pemasyarakatan juga memperhatikan terkait Mitigasi Risiko dalam proses Pemungutan Suara.

Di Lapas Kelas I Bandar Lampung, Pemilihan Umum juga di gelar dan dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Dr. Sorta Delima Lumban Tobing. Sorta berharap pemungutan yang digelar di Lapas dan Rutan Jajaran Kemenkumham Lampung berjalan lancar hingga akhir, jujur, adil, tertib dan akuntabel sesuai dengan Prinsip pemilu yang diamanatkan Undang undang. Pada Lapas Kelas I Bandar Lampung ini terdapat 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sorta juga menyampaikan bahwa Panitia Pemungutan Suara yang telah ditunjuk diharapkan mampu melaksanakan tugasnya dengan Profesional dan aktif mengajak WBP dengan Persuasif agar WBP yang menjadi Pemilih dapat menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Umum 2024.

Sebagai Informasi, Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Jajaran Kanwil Kemenkumham Lampung yang menggelar pemungutan suara / melaksanakan pemilu :

Lapas Kelas I Bandar Lampung
Lapas Kelas IIA Kalianda
Lapas Kelas IIA Kotabumi
Lapas Kelas IIA Metro
Lapas Kelas IIB Gunung Sugih
Lapas Kelas IIB Kotaagung
Lapas Kelas IIB Waykanan
Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung
Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung
Rutan Kelas I Bandar Lampung
Rutan Kelas IiB Sukadana
Rutan Kelas IIB Kotaagung
Rutan Kelas IIB Kotabumi
Rutan Kelas IIB Menggala
Rutan Kelas IIB Krui
LPKA Bandar Lampung. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Ruwajurai

HIPMI Bandar Lampung Gelar Rakercab dan Diklatcab, Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha

Published

on

Alterpost Bandar Lampung – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandar Lampung menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) di Ballroom Swiss-Belhotel, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi HIPMI Kota Bandar Lampung untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas dan jiwa kewirausahaan generasi muda.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, mengatakan HIPMI tidak ingin sekadar menjadi organisasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan dunia usaha dan perekonomian daerah.

Menurutnya, HIPMI Bandar Lampung berkomitmen mendorong semakin banyak generasi muda untuk berani terjun ke dunia kewirausahaan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan dan sinergi antara HIPMI dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa membangun dunia usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para pengusaha-pengusaha muda. Generasi muda ini harus kita dorong agar semakin banyak yang memiliki jiwa kewirausahaan,” kata Indra.

Ia menambahkan, HIPMI juga ingin mengambil peran dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung yang berada di kisaran 5,6 persen.

Untuk mendukung target tersebut, HIPMI akan membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari perbankan hingga lembaga pemerintah yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan dunia usaha.

Beberapa pihak yang diharapkan dapat bersinergi antara lain Bank Lampung, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

” Kita ingin ada sinergi dengan BPS untuk melihat potret ekonomi Kota Bandar Lampung, kemudian dengan perbankan untuk akses kredit dan pembiayaan perusahaan. Dengan Bapenda, bagaimana dunia usaha juga bisa ikut berkontribusi terhadap peningkatan PAD,” ujarnya.

Indra berharap Rakercab dan Diklatcab dapat melahirkan program-program yang mampu meningkatkan jumlah wirausaha baru, khususnya dari kalangan generasi muda dan Generasi Z.

“Harapannya tentu semakin banyak jiwa pengusaha muda. Kita ingin anak-anak muda, termasuk Gen Z, semakin berani masuk ke dunia usaha,” harapnya.

Ia juga memastikan kepengurusan BPC HIPMI Kota Bandar Lampung akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sebelumnya, sembari melakukan evaluasi dan perbaikan.

“Pada prinsipnya kita melanjutkan program yang sebelumnya sudah ada, kemudian kita evaluasi dan perbaiki apa yang masih kurang. Yang sudah baik tentu kita pertahankan agar program-program HIPMI tetap berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Rakercab dan Diklatcab BPC HIPMI Kota Bandar Lampung.

Wilson berharap kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan rumusan dan rekomendasi organisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program kerja serta tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan selamat melaksanakan kegiatan kepada seluruh peserta. Saya berharap kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik, lancar, serta menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi,” ujarnya.

Menurutnya, hasil rapat kerja harus mampu diwujudkan dalam program konkret yang mendukung kemajuan organisasi sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Jangan sampai hasil rapat ini berhenti pada rumusan dan rekomendasi semata, tetapi harus diwujudkan dalam program kerja dan tindakan nyata,” tegasnya.

Selain itu, Wilson menilai pendidikan dan pengembangan kewirausahaan menjadi hal penting di tengah berkembangnya berbagai peluang usaha, khususnya pada sektor usaha kecil dan menengah serta investasi baru.

Ia berharap peserta Diklatcab dapat meningkatkan wawasan, kemampuan, dan pengalaman praktis di bidang kewirausahaan sehingga mampu menjadi bagian dari kekuatan ekonomi Kota Bandar Lampung.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir gagasan-gagasan baru yang dapat membuat organisasi semakin hidup dan memberikan kontribusi bagi kemajuan organisasi, masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Rakercab dan Diklatcab BPC HIPMI Kota Bandar Lampung tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol. Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti jajaran pengurus serta peserta HIPMI Kota Bandar Lampung. (iyan)

Facebook Comments Box
Continue Reading