Lampung Selatan
Bupati Lamsel Resmi Membuka Musrenbang Kecamatan Jati Agung
Alteripost Jati Agung – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jati Agung Tahun 2025 di Halaman Balai Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati agung, Selasa (20/2/2024).
Nanang menyampaikan, Musrenbang tingkat kecamatan diselenggarakan guna menyamakan visi dan misi pembangunan di masing-masing wilayah. Terutama pada pembangunan infrastruktur yang akan mendorong peningkatan sektor perekonomian masyarakat.
“Musrenbang ini sangat penting, merencanakan pembangunan secara inklusif, dengan mengikutsertakan dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyusun prioritas pembangunan,” kata Nanang.
Pada kesempatan itu, Nanang juga mengapresiasi Desa Way Huwi yang berhasil menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi, dengan hasil Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 99,09 persen.
Sebagai bentuk apreasiasi, Nanang akan merealisasikan beberapa usulan pembangunan prioritas yang dianggarkan pada tahun 2025 untuk direalisasikan pada tahun 2024.
Diantaranya, Jalan Margo Lestari Sukamaju, Jalan Gedung Harapan Margodadi, penanganan Jalan Sumber Jaya, peningkatan Jalan Mawar Way Huwi dan peningkatan SPAM di Sidodadi Asri.
“Way Huwi ini tertinggi PAD-nya, 99,09 persen, maka saya kasih bonus. Saya realisasikan pembangunan jalan tahun ini, yang tadinya menjadi usulan prioritas untuk tahun anggaran 2025,” ujar Nanang.
Sementara itu, Camat Jati Agung, Firdaus Adam menyampaikan keberhasilan dalam merealisasikan perbaikan dan pembangunan jalan di kecamatan yang ia pimpin.
Dalam paparannya, disampaikan terdapat 19 titik lokasi yang tersebar di Jati Agung, di antaranya Rekonstruksi Ruas Jalan Margo Lestari Sukamaju di Sinar Rejeki, peningkatan jalan lingkungan Gg. Banten Dusun Jatisari di Desa Jati Mulyo, dan pembangunan jembatan Way Huwi ruas Purwotani batas Lampung Timur di Desa Purwotani.
Tidak hanya itu, capaian pembangunan dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat terlihat dari keberhasilan penanganan stunting, ketahan pangan non fisik, ketahanan pangan fisik, bantuan BLT dana desa, bedah rumah tidak layak huni, peningkatan jalan lapen, pengerasan jalan, talut penahan tanah, drainase, dan juga pembangunan empat unit sarana olahraga.
“Semua keberhasilan ini merupakan bentuk kerja sama yang terus terjalin dan juga berkat dukungan penuh dari Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto,” kata Firdaus. (*)
Lampung Selatan
Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka
Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.
Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.
Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.
Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.
Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.
Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.
Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.
Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.
Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.
Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).
Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).
Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.
Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.
Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

