Connect with us

Lampung

Safari Ramadan Gubernur Arinal dan Riana di Pringsewu

Published

on

Alteripost Pringsewu – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal melakukan kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Lampung 1445 Hijriah di Masjid Nurul Khasanah, Pekon Klaten, Kecamatan Gading Rejo, Pringsewu, Kamis (21/3/2024).

Aktivitas Safari Ramadan ini diharapkan oleh Pj. Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan dapat menjadi wahana yang efektif bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu untuk berkomunikasi secara langsung dengan Gubernur Arinal.

Dalam acara itu, Gubernur Arinal mengatakan bahwa Safari Ramadhan ini, bukan hanya tentang menjalankan ibadah dan meraih pahala, tetapi juga tentang menguatkan jalinan persaudaraan dan silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat Pringsewu.

Menurutnya, melalui kegiatan Safari Ramadhan ini kita dapat saling menguatkan dan mendukung dalam menjalankan amanah untuk kesejahteraan bersama.

Gubernur Arinal mengajak seluruh masyarakat Pringsewu, untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadhan ini.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap individu dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tentram, tanpa adanya gangguan ataupun ancaman yang mengganggu ketenteraman umum,” ujarnya,

Sementara itu, Pj. Bupati Marindo Kurniawan mengatakan dengan jalinan sinergitas, pendampingan dan dukungan yang telah dilaksanakan selama ini bersama Pemprov Lampung telah banyak mengalami kemajuan yang signifikan.

“Terutama pada 4 pilar yang merupakan fokus kebijakan pembangunan di Kabupaten Pringsewu yaitu pilar ekonomi, sosial, hukum dan pemerintahan serta pilar kewilayahan,” ujarnya.

Menurut Marindo telah banyak manfaat yang dirasakan melalui program penyelenggaraan pengembangan jalan dan infrastruktur yang didukung dan dibangun oleh Pemprov Lampung.

Ia menjabarkan seperti rehabilitasi jalan ruas Kalirejo-Pringsewu sepanjang 2,73 KM, rehabilitasi jalan ruas Pringsewu-Pardasuka sepanjang 1,52 KM dan pembangunan jembatan non-status Way Bulukarto.

“Tentunya pembagunan tersebut juga berperan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat warga sekitar,” ujarnya.

Marindo meyakini kehadiran Gubernur Arinal di Kabupaten Pringsewu pada Safari Ramadhan ini akan memberikan nilai tambah bagi kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Pringsewu kedepan.

Ia berharap Safari Ramadhan ini dapat menjadi wahana yang efektif bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu untuk berkomunikasi secara langsung dengan Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat Pringsewu.

Adapun sejumlah bantuan yang diberikan Gubernur Arinal diantaranya untuk Masjid sebesar Rp30 juta, santunan anak yatim, paket sembako dan 1000 butir telur kepada 5 Pondok Pesantren.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Gubernur Tegaskan Dukungan Akses Global Bagi Generasi Muda

Published

on

Alteripoat Bandar Lampung – Gubernur Lampung tegaskan dukungan pemerintah provinsi Lampung dalam membuka akses bagi generasi muda untuk meraih peluang di tingkat global.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus pelepasan Mahasiswa Nusadaya Academy dalam program magang di Taiwan bertempat di Nusadaya Academy, Selasa (21/04/2026).

Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung diwujudkan melalui penguatan pendidikan vokasi, penyediaan pelatihan bahasa yang terjangkau, hingga fasilitasi pembiayaan keberangkatan, sehingga generasi muda Lampung memiliki kesiapan dan daya saing untuk menembus dunia kerja internasional.

“Kami juga dari pemerintah Provinsi Lampung mendorong pendidikan vokasi supaya apa yang dipelajari di sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hari ini ada program namanya Vokasi Migran di sekolah ada program vokasi. Saya juga terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan, semua tempat-tempat bahasa Itu saya dorong untuk buat les-lesnya dan yang paling penting harus murah,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah melalui pelatihan bahasa. Jumlah tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap.

“Di perbankan juga saya dorong bagaimana memberikan dana talangan untuk tenaga kerja migran kita dan insya Allah Kami targetkan Tahun ini Ada hampir mungkin ada 1000 orang Yang akan kita berangkatkan dari jenjang SMA dari 7.500 yang kita latih bahasa selama setahun. Target kami untuk ke Jepang aja dalam 2-3 tahun ke depan mngkin setiap tahun 10 sampai dengan 15 ribu orang diberangkatkan untuk ke Jepang,” tambahnya.

Gubernur menilai pelepasan ini merupakan momen yang dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung karena kembali mengirim generasi muda untuk menimba pengalaman di tingkat internasional sekaligus membawa nama baik daerah.

Lampung memiliki potensi besar dari sisi sumber daya manusia (SDM). Dengan sekitar 71 persen populasi berada pada usia produktif, provinsi ini memiliki kekuatan demografi yang signifikan untuk mendorong pembangunan. Namun demikian, ia menyoroti masih terbatasnya daya tampung pendidikan tinggi yang hanya mampu menampung sekitar 10 persen lulusan SMA/SMK setiap tahun.

Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai kunci kemajuan daerah dan negara. Ia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan berarti tanpa didukung oleh SDM yang unggul dan berkarakter.

Dalam konteks global, Gubernur menjelaskan bahwa banyak negara maju seperti Jepang dan Taiwan saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja akibat berakhirnya bonus demografi. Kondisi ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Lampung, untuk mengisi kebutuhan tersebut.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga karakter. SDM Indonesia dikenal ramah, adaptif, dan memiliki etos kerja yang baik. Ini menjadi keunggulan yang harus dijaga,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat Lampung memiliki karakter kuat hasil perpaduan budaya yang telah terbangun sejak lama, seperti semangat gotong royong dan nilai ‘Piil Pesenggiri’. Karakter tersebut dinilai menjadi modal penting dalam bersaing di kancah global.

Gubernur berharap para mahasiswa yang berangkat tidak hanya berperan sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai duta daerah dan bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri karena akan mencerminkan citra Indonesia di mata dunia.

“Jadilah representasi terbaik Indonesia. Jika kalian menunjukkan kualitas dan sikap yang baik, maka peluang bagi generasi berikutnya akan semakin terbuka,” pesannya.

Gubernur berharap setelah menyelesaikan progam ini, mahasiswa dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.

Sementara itu, Direktur Nusadaya Academy, Radep Riyantoro, menjelaskan bahwa mahasiswa dari program magang ini akan menjalani program magang sekaligus studi selama kurang lebih 18 bulan di Taiwan. Selama di sana, mereka tetap berstatus sebagai mahasiswa aktif, mendapatkan pengalaman kerja internasional.

“Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan pengalaman global, penguatan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin, serta kesiapan menjadi SDM berkelas dunia,” jelasnya.

Radep menambahkan, setelah menyelesaikan program, mahasiswa akan kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan studi dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pariwisata dan hospitality yang tengah berkembang di Lampung.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjaga nama baik daerah, bangsa, dan almamater selama menjalani program di luar negeri.

“Kalian disana berangkat untuk studi, pertukaran budaya, belajar dan mengambil manfaat-manfaat yang baik yang bisa diterapkan di Indonesia nanti,” pesannya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading