Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Gelar Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Peradilan Semu Kampus

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) menggelar peletakan batu pertama pembangunan Gedung Peradilan Semu kampus setempat. Kegiatan diawali senam kolaborasi dengan tema “Di Dalam Tubuh yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat”, di Lapangan Sepak Bola Unila, Jumat (19/4/2024).

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam sambutannya, mengapresiasi pembangunan Gedung Peradilan Semu. Ia berharap, gedung tersebut mampu membuat Kota Bandar Lampung khususnya Unila, dalam bidang pendidikan tidak kalah dengan daerah lainnya di Indonesia.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., mengapresiasi Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Wali Kota Eva Dwiana yang telah membantu mewujudkan pembangunan Gedung Peradilan Semu guna meningkatkan sarana pembelajaran mahasiswa FH Unila.

“Upaya mewujudkan laboratorium hukum terpadu di lingkungan FH Unila sudah lama dinantikan sivitas akademika. Upaya tersebut dilakukan sejak tahun 2017 oleh Dekan (Alm) Armen Yasir, S.H., M.H., dengan dibuatnya desain dan gambar Gedung Peradilan Semu FH Unila. Alhamdulillah akhirnya harapan tersebut dapat terwujud tahun 2024,” ujar Rektor Unila.

Pembangunan ini membuktikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan sektor pendidikan di lingkungan Kota Bandar Lampung melalui hibah gedung tiga lantai yang akan difungsikan sebagai Gedung Peradilan Semu.

“Pada bidang perlombaan, mahasiswa FH Unila memiliki prestasi sangat membanggakan dan mampu bersaing dengan berbagai universitas besar di Indonesia. Prestasi perlombaan peradilan semu tingkat nasional telah diraih sejak tahun 1998 hingga saat ini, serta kompetisi bergengsi nasional lainnya. Hal itu merupakan motivasi dan semangat dalam membangun gedung ini”. Ujarnya.

Peletakan batu pertama seremoni pembangunan dilakukan Walikota Bandar Lampung, Rektor, dan Dekan FH. Kegiatan turut dihadiri Dandim Bandar Lampung Kolonel Arh Tan kurniawan S.A.P., M.Ipol., Forkopimda Kota Bandar Lampung, Ketua dan Sekretaris Senat Unila, para Wakil Rektor Unila, serta pejabat kampus lainnya. (Ta).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading