Connect with us

Lampung

Sekdaprov Lampung Membuka Harkonas dan Bazar UMKM, Sekaligus Merayakan HUT ke-60

Published

on

Alteripost Lampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, membuka Peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) dan Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sekaligus merayakan Hari Jadi Provinsi Lampung ke-60 dengan dimeriahkan senam bersama di Lapangan Kopri, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Jum’at (26/4/2024).

Tema yang diusung dalam peringatan Hari Konsumen Nasional Tahun 2024 ini yaitu “Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Emas”.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Fahrizal mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk melindungi konsumen.

Ia menyebut hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya indeks keberdayaan konsumen di Provinsi Lampung berdasarkan Laporan IKK Kemendag tahun 2022 dan 2023 yaitu dari sebelumnya di angka 51,58 menjadi 55,47 pada Tahun 2023.

“Ini merupakan komitmen bagi kita semua dan pak Gubernur mengucapkan terimkasih atas dukungan, atas partisipasi aktif kita semua baik sebagai konsumen maupun sebagai instansi pemerintah sehingga indeks keberdayaan konsumen di Provinsi Lampung meningkat dan tentunya ini akan berdampak langsung pada tumbuhnya ekonomi di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sekdaprov Fahrizal mengajak seluruh unsur untuk mengikuti seluruh rangkaian HUT Provinsi Lampung serta dapat menyaksikan parade kendaraan hias yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu 26 April.

“Mari kita ikuti rangkaian kegiatan ini dengan semangat memberikan makna pada peringatan hari ulang tahun Lampung yang ke-60,” ajak Sekdaprov Fahrizal.

Sekdaprov Fahrizal juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat telah menjaga kondusivitas pasca Pemilu 2024 yang lalu.

Ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi semua pihak dan menimbulkan optimistis bahwa perekonomian akan terus bergerak sehingga meningkatkan kepercayaan dari investor ke Provinsi Lampung.

“Pak Gubernur meminta kepada kita semua untuk menjaga kondusivitas situasi kamtibmas di Provinsi Lampung. Mari kita berikanan keyakinan kepada masyarakat luar bahwa Lampung adalah tempat yang paling tepat untuk berinvestasi, dengan berinvestasi di Provinsi Lampung, ekonomi akan tumbuh, UMKM akan tumbuh, lapangan pekerjaan akan meningkat sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan akan menurun,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Evie Fatmawaty mengatakan bahwa tujuan dari acara ini adalah mengkampanyekan perlindungan konsumen di Provinsi Lampung agar mencapai tujuan Harkonas.

“Salah satunya untuk memastikan arti pentingnya hak dan kewajiban pada konsumen, mendorong peningkatan daya saing produk yang dihasilkan pelaku usaha dalam negeri, mendorong produksi dan perdagangan barang atau jasa berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Selain itu, menempatkan konsumen sebagai agen perubahan penentu kegiatan ekonomi Indonesia, mendorong pemerintah untuk melaksanalan tugas peningkatan perlindungan konsumen serta mendorong jejaring komunitas perlindungan konsumen.

Sementara Sekretaris Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag RI Ivan Fitrhiyanto memberikan pesan kepada seluruh konsumen dalam rangka momentum perayaan Hari Perlindungan Konsumen menurut Ivan Fitrhiyanto berharap konsumen Indonesia bisa menjadi konsumen yang Kritis, yaitu konsumen yang mampu memperjuangkan hak dan kewajibannya serta mengutamakan produk dalam negeri.

“di masa yang akan datang, saya harap konsumen Indonesia bisa Berdaya, menjadi konsumen yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dalam berinteraksi dengan pasar dan memperjuangkan kepentingan konsumen, ” ujar Ivan saat menyampaikan sambutan.

Dirinya berpesan diharapkan masyarakat menjadi konsumen yang Kritis Cerdas Bertransaksi dan bijak dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan.

“Jeli dan teliti sebelum membeli barang, Perhatikan label dan kemasan, cek kadaluarsa, dan cek SNI; dan Hati-hati jangan mudah tergiur dengan promo barang murah namun tidak berkualitas jeli membaca deskripsi maupun review terkait jasa yang ditawarkan,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Klaim Penanganan Kebakaran Terkendali dan Berhasil Cegah Api Masuk TN Way Kambas

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Lampung Timur-
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran yang terjadi di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Kepala Balai TN Way Kambas, Bupati Lampung Timur, unsur TNI-Polri, BPBD, Forkopimda, serta jajaran terkait memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dan mitigasi terus dilakukan.

Kebakaran diketahui terjadi sejak Jumat (21/8). Satu titik api sebelumnya telah berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8) malam. Namun, pada Minggu kembali terpantau muncul titik api di area ladang alang-alang yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Gubernur Mirza mengatakan, saat ini seluruh unsur terkait bergerak bersama untuk memastikan titik api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas menuju kawasan hutan TN Way Kambas.

“Alhamdulillah, tadi malam satu titik sudah berhasil dipadamkan oleh rekan-rekan di lapangan. Namun tadi siang muncul satu titik baru di area ladang alang-alang. Kita sedang melakukan mitigasi agar tidak terbawa ke hutan secara meluas,” ujar Gubernur Mirza.

Menurut Gubernur Mirza, kondisi titik api yang berada di area alang-alang dan dekat dengan sumber air membuat proses mitigasi relatif lebih mudah dilakukan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.

Gubernur Mirza mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam penanganan kebakaran, mulai dari TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, pengelola TN Way Kambas hingga unsur terkait lainnya.

“Kita bersatu padu menanggulangi kebakaran ini. Yang paling penting sekarang adalah memastikan api tidak meluas dan kondisi segera terkendali,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Mirza memastikan kondisi satwa di TN Way Kambas juga terus dipantau. Sebelas kelompok gajah liar yang terpantau berada pada jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sementara gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) dalam kondisi aman dan tidak terdampak.

“Gajah-gajah yang ada di TNWK terus dimonitor. Untuk kelompok gajah liar, jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik ini, sementara yang ada di PLG insyaallah aman dan tidak terdampak,” ujar Gubernur Mirza.

Selain penanganan di lapangan, pemerintah juga terus mendorong langkah mitigasi jangka panjang melalui perlindungan kawasan, penataan kawasan, dan konservasi TN Way Kambas secara masif. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko kebakaran yang terjadi setiap tahun.

Gubernur Mirza menegaskan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan memastikan penanganan kebakaran berjalan hingga kondisi benar-benar aman.

“Kita terus melakukan mitigasi. Kita berdoa dan bekerja bersama agar kebakaran ini tidak meluas,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading