Connect with us

Lampung

Gubernur Arinal dan Riana Bersama Ribuan Masyarakat Lampura ikuti Pengajian Akbar Pemprov Lampung

Published

on

Alteripost Lampung Utara – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal bersama ribuan masyarakat Lampung Utara ikuti Pengajian Akbar Pemerintah Provinsi Lampung, di Stadion Sukung, Kotabumi, Lampung Utara, Selasa (21/5/2024).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa Pengajian Akbar ini bukan hanya menjadi sekadar ritual, tetapi menjadi tonggak awal dalam memperkuat pondasi keimanan kita.
“Mari kita jadikan pengajian ini sebagai sarana untuk memperdalam pengetahuan agama, mempererat tali silaturahmi, dan menguatkan komitmen kita untuk senantiasa berbuat baik dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal menjelaskan sebagai pemerintah, kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Lampung Utara, serta menjalankan berbagai program yang bertujuan untuk kesejahteraan dan kemajuan daerah.
“Saya percaya bahwa kepedulian bukanlah
hanya sekadar kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dapat
memberikan dampak positif bagi kehidupan setiap individu,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam
kesempatan tersebut, Gubernur Arinal memberikan sejumlah bantuan diantaranya
Bantuan Pupuk Organik Padat 400 Ha, Benih Jagung 1500 Ha; Bantuan Irigasi Perpom 11 Unit; Motor Roda Tiga, mesin pemotong rumput; Bantuan bibit ikan Gurame, Lele, Nila dan pakan ikan bagi 3 Kelompok Pembudidaya Ikan di Lampung Utara.

Kemudian, bantuan bedah rumah 2 unit dengan nilai Rp. 20jt per unit; bantuan untuk pembangunan SMA; sertifikat tanah sejumlah 4420; bantuan 4 kursi roda dan 150 paket sembako; bantuan 2 masjid, 3 mushola dan TPA; bantuan anak yatim dan 150 sak beras. Juga, Bantuan Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku dan ⁠BOP Vaksinasi PMK; Penyerahan Sertifikat Halal UMKM dan Sertifikat Hibah Tanah; dan alat olahraga Sepakbola.

Selain itu, pada tahun 2024 juga Pemerintah Provinsi Lampung menyelenggarakan sejumlah Pembangunan/Perbaikan Infrastruktur berupa jalan di Kabupaten Lampung Utara senilai Rp74 milyar yaitu Rehabilitasi Jalan Ruas Kotabumi –
Bandar Abung; Rehabilitasi Jalan Ruas Negara Ratu – Sp. Tujok; Rehabilitasi jalan Ruas Negara RatuGunung Betuah; Preservasi Jalan Ruas Kotabumi – Ketapang; Preservasi Jalan Ruas Ketapang – Negara Ratu; Preservasi Jalan Ruas Negara Ratu –
Sp.Soponyono; Rekontruksi Jalan Taman Siswa-Raja Asli.

Selain itu, dalam upaya peningkatan
kesejahteraan petani melalui peningkatan
produksi pertanian, Pemerintah Provinsi
Lampung telah menandatangani kesepakatan kerjasama penyaluran Pupuk Non Subsidi untuk mengatasi kekurangan pupuk bersubsidi serta untuk komoditi yang tidak mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.

Penyaluran pupuk Non subsidi bagi petani
yang tergabung dalam e-KPB dilakukan melalui Bumdes langsung dari PT. Pusri Palembang, sehingga dapat memutus rantai pemasaran yang panjang sehingga harga akan lebih terjangkau.

Melalui berbagai bantuan yang diberikan tersebut, Gubernur berharap dapat mendukung berbagai program pembangunan
yang telah dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

“Saya percaya bahwa dengan kerja sama yang solid, kita dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Lampung Utara, Pj. Bupati Lampung Utara Aswarodi, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Lampung Arinal Junaidi yang telah memberikan perhatian lebih kepada Kabupaten Lampung Utara.

Ia menjelaskan bahwa Gubernur Lampung telah menggelontorkan anggaran pembangunan dan menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat Lampung Utara.

Di Tahun Anggaran 2023 yang lalu, untuk pembangunan fisik infrastruktur yaitu pembangunan rekonstruksi dan rehabilitasi jalan di Kabupaten Lampung Utara yaitu sekitar Rp68 miliar. Dan di APBD Perubahan Tahun 2023 mendapat tambahan anggaran sekitar Rp9 miliar.

Sedangkan di tahun 2024 ini Kabupaten Lampung Utara mendapatkan bantuan yang paling besar se-Provinsi Lampung untuk pembangunan fisik infrastuktur jalan. Kabupaten Lampung Utara mendapatkan bantuan sekitar Rp74 miliar yaitu untuk pembangunan rekonstruksi dan rehabilitasi tujuh ruas jalan dan menuntaskan seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi yang diselesaikan seluruhnya diperbaiki oleh Gubernur tahun ini.

Adapun Pengajian Akbar ini diisi tausiyah oleh Bukhori Muslim. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

OJK dan Pemprov Lampung Buka 2.000 Rekening Keuangan Syariah bagi Penyuluh Agama

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan program pembukaan 1.000 rekening perbankan syariah yang terintegrasi dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta 1.000 rekening saham syariah bagi penyuluh agama Islam se-Provinsi Lampung.

Program bertajuk Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Penyuluh Agama tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan produk keuangan syariah di tengah masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi respons terhadap masih rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah dibandingkan dengan sektor keuangan secara umum.

Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dikutip dalam kegiatan tersebut, indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57 persen dan inklusi keuangan 93,61 persen. Sementara itu, indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 43,07 persen, sedangkan inklusinya sebesar 13,24 persen.

Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy, melalui sambutan yang disampaikan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan I pada Rabu (14/10/2026), mengatakan kesenjangan tersebut menjadi tantangan dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah di Indonesia.

“Ini adalah paradoks besar di negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Banyak umat kita masih terbiasa menggunakan produk keuangan konvensional, bukan karena tidak mau, melainkan karena belum mengenal ekosistem keuangan syariah yang aman dan menenangkan,” ujarnya.

Ia menilai penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam meningkatkan literasi keuangan syariah. Melalui pendekatan keagamaan, para penyuluh diharapkan mampu menyampaikan edukasi yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

OJK juga menyoroti rendahnya pemahaman keuangan yang dapat meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap pinjaman daring ilegal, judi daring, serta penipuan berkedok investasi.

Melalui program tersebut, para penyuluh tidak hanya memperoleh pembekalan materi edukasi, tetapi juga diperkenalkan secara langsung dengan produk keuangan syariah. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat menyampaikan informasi berdasarkan pemahaman dan pengalaman kepada masyarakat.

Edukasi mengenai keuangan yang sehat, termasuk prinsip “Legal dan Logis” dalam mengenali penawaran investasi, diharapkan dapat disisipkan dalam khutbah, majelis taklim, serta berbagai kegiatan dakwah sehari-hari.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, melalui sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, menegaskan bahwa dakwah juga memiliki peran dalam mendorong kesejahteraan dan keamanan ekonomi keluarga.

“Penyuluh agama yang berdampak adalah mereka yang mampu menjembatani nilai-nilai keagamaan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Bawalah ilmu ini ke tengah umat, kembangkan metode penyuluhan yang relevan, dan pastikan kehadiran penyuluh benar-benar dirasakan manfaatnya untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi keluarga serta menjauhkan masyarakat dari kejahatan keuangan,” tegasnya.

Program ini terlaksana melalui dukungan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Lampung, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam, Bank Indonesia, ASBISINDO, Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, serta PT KISI Sekuritas.

Sinergi berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan finansial.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui OJK Provinsi Lampung di nomor telepon (0721) 5601471 atau melalui situs resmi OJK di ojk.go.id.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading