Connect with us

Tulang Bawang

Dinas Lingkungan Hidup Lakukan PLH di 8 Lokasi Pelayanan Kesehatan di Tuba

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Daerah Tulang Bawang melalui Dinas Lingkungan hidup (DLH) sudah melakukan pembinaan lingkungan terhadap 8 lokasi pelayanan kesehatan yang berada di Sai Bumi Nengah Nyappur.

Jumlah tersebut terhitung sejak bulan Januari hingga Mei tahun 2024. Yang mana mengacu sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor : 22 tahun 2021.

Tentang pembinaan lingkungan hidup terhadap pelaku usaha/kegiatan dan pelayanan kesehatan sesuai dengan kewenangannya.

Kepala Dinas Lingkungan hidup Tulangbawang, Yen Dahren saat ditemui mengatakan dalam melaksanakan tugasnya terhitung sejak Januari hingga Mei 2024, pihaknya sudah fokus pada pembinaan di lokasi lingkungan pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.

“Terdapat 8 lokasi pelayanan kesehatan yang sampai hari ini sudah kami lakukan pembinaan terkait lingkungan hidup,” jelasnya, Rabu (22/5/2024).

Adapun 8 lokasi pelayanan kesehatan itu antara lain Rumah Sakit Umum (RSUD) Menggala, Rumah Sakit Mutiara Bunda, Rumah Sakit Griya Medika, Rumah Sakit Penawar Medika, Puskesmas Tiuh Tohou, Puskesmas Menggala, Puskesmas Lebuh Dalem, dan Puskesmas Banjar Baru.

“Kedepan terdapat juga sektor-sektor lainnya yang akan menjadi perhatian kami dalam pembinaan lingkungan hidup,” tutur Yen Dahren.

Ia memaparkan dalam proses pembinaan ini dilakukan meliputi beberapa hal seperti kepatuhan/ketaatan terhadap persetujuan lingkungan, pengendalian pencemaran air (PPA), pengendalian pencemaran udara (PPU) dan pengelolaan limbah bahan berbahaya beracun (B3).

Menurutnya dalam pembinaan lingkungan hidup di 8 lokasi itu terdapat juga temuan pelanggaran kecil yang dilakukan beberapa pelayanan kesehatan itu.

“Hasil pembinaan itu, tentunya pasti ada beberapa temuan tetapi tidak terlalu besar misalnya ada pengelolaan air limbah yang mungkin sudah harus dibenahi atau diperbaiki. Terdapat juga limbah alat kesehatan yang kurang pas penempatannya sehingga harus dibenahi sesuai dengan peruntukan limbah tersebut,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait sanksi yang diberikan, DLH Tulangbawang tentunya juga memberikan sanksi yang mana bersifat sanksi administrasi semacam teguran.

“Hal ini dilakukan untuk mengingatkan kepada mereka agar melakukan perbaikan lebih baik kedepannya,” terang dia.

Yen Dahren juga menghimbau kepada pelayanan kesehatan dan seluruh pelaku usaha yang terkait dengan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan limbah, agar dapat tetap mentaati dan mematuhi apa yang menjadi ketentuan yang ada sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Can).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

SMSI Tuba Apresiasi Pemkab Cepat Tanggap Bantu Korban Kebakaran di Banjar Agung

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), mengapresiasi langkah cepat tanggap yang di lakukan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang, dalam memulihkan penderitaan korban bencana kebakaran Darwis (65) di Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung.

Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Bapak Darwis, pada hari Sabtu 4 April 2026 lalu, menyisakan kesedihan yang mendalam. Saat melihat puing-puing kayu bangunan sudah hangus terbakar, tiada satupun barang yang bisa di selamatkan termasuk surat menyurat, tersisa hanya pakaian yang menempel di badan.

“Dengan langkah cepat yang di lakukan Pemkab Tulangbawang, yang di wakili Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tulang Bawang, Herlinawati Qudrotul, terbukti langkah cepat bisa memulihkan secara tuntas penderitaan korban kebakaran,” jelas Abdul Rohman Ketua SMSI Tulang Bawang, Rabu (22/04/2026).

Dari pantauan di lapangan Ketua TP PKK Herlinawati Qudrotul, hadir ditengah-tengah korban kebakaran, baik Pemerintah Kampung, Pemerintah Kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Baznas semua bergerak membantu pembangunan kembali rumah, surat menyurat administrasi kependudukan, perlengkapan tempat tidur, dan memberikan sembako.

“SMSI mengapresiasi Pemkab Tulangbawang yang di motori Herlinawati Qudrotul, dalam menggerakkan jajaran bekerja bersama bentuk rasa empati, terbukti donasi yang terkumpul dari Pemkab, Baznas, masyarakat kurang lebih total berjumlah Rp50 juta,” terang Abdul Rohman.(Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading