Connect with us

Ruwajurai

Siswi SDN 3 Way Urang Kembali Raih Emas Kejuaraan Taekwondo Saburai Cup XV Tahun 2024

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali diraih siswi kelas 6 SDN 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Faiza Maura Azizah.

Setelah sebelumnya berhasil meraih emas Taekwondo Amril Yusam Cup III, kali ini dia berhasil meraih medali emas Turnamen Terbuka Saburai Cup XV Tahun 2024.

Pada kejuaraan Taekwondo yang digelar di Sport Hall UIN Raden Intan, Sukarame, Bandar Lampung pada 8-9 Juni 2024 ini, Faiza Maura Azizah yang kembali turun di kategori Kyorugi kelas Cadet berhasil menyabet juara I.

“Alhamdulillah, masih bisa memberikan yang terbaik untuk club dan sekolah,” ucap Faiza Maura Azizah, atlet Taekwondo dari Club Satlas ini, Minggu (9/6/2024).

Keberhasilan Faiza meraih medali tidaklah mudah. Selain harus menyesuaikan dengan berat dan tinggi badannya yang diatas rata-rata anak usia SD, Faiza harus menerima risiko mendapat lawan yang usianya jauh diatas dirinya.

“Ya memang tadi sempat kewalahan. Selain faktor kehabisan nafas, kaki kanan saya juga masih cedera, luka tertusuk batu saat latihan,” kata siswi yang melanjutkan pendidikan ke MTsN 1 Lampung Selatan ini.

Kejuaraan bergengsi yang diadakan Pengurus provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Lampung ini diikuti sekitar 630 peserta berbagai kelompok umur dari Dojang yang ada di Bumi Ruwa Jurai.

Pelatih Utama Club Satlas, Alfonsus Gabriel menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Faiza dan atlet Club Satlas yang telah berhasil mempersembahkan medali pada ajang Saburai Cup ke-XV.

Pelatih yang akrab disapa Sabeum Gabe ini mengatakan, kejuaraan Saburai Cup ke-XV 2024 itu menjadi langkah awal untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi sejak dini.

“Untuk semua atlet Satlas, tetap semangat berlatih guna meraih prestasi dibidang non akademik. Karena selain prestasi, olahraga tentunya bisa menyehatkan tubuh kita,” pesan Sabeum Gabe.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

Eva Dwiana Hadiri Konferensi Pers Rakernas APEKSI XVIII, Soroti Mitigasi Banjir Perkotaan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan, Sumatera Utara. Setibanya di Medan, Eva Dwiana langsung mengikuti konferensi pers bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Wali Kota Solo, dan Wali Kota Ternate di Ruang Rapat Pemerintah Kota Medan, Selasa (30/6/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 diikuti oleh 96 pemerintah kota dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diproyeksikan mampu mendorong perputaran ekonomi Kota Medan hingga sekitar Rp17 miliar melalui sektor penyelenggaraan acara, perhotelan, UMKM, kuliner, dan transportasi.

Rakernas APEKSI XVIII menjadi forum strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta bertukar inovasi dalam pembangunan daerah. Sejumlah agenda turut digelar, di antaranya Indonesia City Expo, forum tematik, Dialog Kota Tangguh, Karnaval Nusantara, hingga bazar UMKM yang melibatkan ratusan pelaku usaha dari berbagai daerah.

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Karnaval Nusantara yang diikuti puluhan delegasi dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Rakernas APEKSI XVIII merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah, termasuk membahas strategi mitigasi banjir di kawasan perkotaan.

“Melalui Rakernas APEKSI XVIII ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jejaring kerja sama, serta mengadopsi berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, Eva menyebut pembahasan mengenai penanganan banjir di wilayah perkotaan menjadi salah satu fokus penting, mengingat persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang dihadapi banyak kota di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarkepala daerah, diharapkan lahir solusi yang efektif dan berkelanjutan bagi pembangunan perkotaan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading