Connect with us

Lampung Selatan

Kepala SDN 3 Way Urang Apresiasi Siswi Kelas 6 Raih Emas Saburai Cup XV 2024

Published

on

Alteripost Kalianda – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda, Ahmad, S.Pd., mengaku bersyukur dan bangga atas torehan siswi kelas VI, Faiza Maura Azizah, yang berhasil meraih medali emas kejuaraan Taekwondo Saburai Cup XV Tahun 2024.

Prestasi itu menjadi persembahan terakhir Faiza Maura Azizah untuk sekolahnya setelah enam tahun mengenyam pendidikan di SDN 3 Way Urang. Kini dia akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

“Atas nama lembaga dan seluruh dewan guru, saya mengucapkan terima kasih kepada ananda Faiza yang telah membawa harum SDN 3 Way Urang maupun Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Ahmad saat memimpin upacara rutin di Lapangan SDN 3 Way Urang, Senin, 10 Juni 2024.

Ahmad mengatakan, prestasi gemilang Faiza Maura Azizah tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah. Tetapi juga menjadi inspirasi untuk seluruh siswa siswi SDN 3 Way Urang untuk terus mengembangkan minat dan bakat dibidang akademik maupun non akademik.

Kendati demikian, Ahmad berpesan kepada Faiza untuk tidak berpuas diri. Dia berharap, prestasi itu menjadi dorongan bagi Faiza untuk terus berkembang meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Jangan mudah merasa puas, terus berlatih. Semoga kedepannya bisa menjadi atlet yang handal dan bisa lebih sukses lagi ditingkat menengah pertama. Saya juga ucapkan selamat karena telah diterima di MTsN 1 Lampung Selatan. Sukses selalu untuk ananda Faiza,” kata Ahmad.

Diketahui, pada kejuaraan Taekwondo Saburai Cup XV 2024 yang digelar di Sport Hall UIN Raden Intan, Sukarame, Bandar Lampung pada 8-9 Juni 2024, Faiza Maura Azizah yang kembali turun di kategori Kyorugi kelas Cadet berhasil menyabet juara I.

Kejuaraan bergengsi yang diadakan Pengurus provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Lampung ini diikuti sekitar 630 peserta berbagai kelompok umur dari Dojang yang ada di Bumi Ruwa Jurai. (Rls).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Bupati Egi Dorong SPPG Bandar Agung Tak Hanya Penuhi Gizi, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga

Published

on

Alteripost Sragi – Senyum dan antusiasme anak-anak mewarnai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Bagi mereka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menghemat uang jajan.

Respons positif tersebut terlihat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Peresmian di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Egi bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di Wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh itu diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah. Langkah ini menjadi bagian dari perluasan jangkauan Program MBG agar manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.

Saat berdialog dengan para siswa, Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui program tersebut.

Anak-anak menyampaikan bahwa mereka senang dengan menu MBG. Selain memperoleh makanan, mereka juga merasakan manfaat karena dapat menghemat uang jajan.

Mendengar jawaban itu, Egi mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program tersebut.

“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.

Bagi Egi, antusiasme anak-anak menjadi gambaran penting tentang bagaimana program pemenuhan gizi diterima oleh penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, melainkan juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan program.

Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG. Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.

“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.

Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal berpotensi terlibat dalam rantai pasok kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat.

Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut perlu dibangun melalui kemitraan yang saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan. Dengan demikian, perluasan layanan gizi juga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas di sekitar wilayah pelayanan.

Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemkab Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.

Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading