Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Nanang Ermanto Membuka Rapat Gugus Tugas KLA Dalam Rangka Evaluasi Verifikasi Administrasi 2024

Published

on

Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto membuka Rapat Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dalam rangka evaluasi verifikasi administrasi tahun 2024, yang berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Rabu (26/6/2024).

Hadir dalam rapat itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Intji Indriati, Bunda Forum Anak Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto serta seluruh Tim Gugus Tugas KLA.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Selatan, Hari Surya Wijaya menyampaikan, dari hasil evaluasi sementara Dinas PPPA Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan memperoleh nilai sementara sebesar 839,75 dengan Predikat Utama.

“Verifikasi administrasi oleh provinsi direncanakan akan dilaksanakan pada 1 Juli hingga 30 September 2024. Dengan nilai sementara dari Dinas PPPA Provinsi Lampung, kita masih menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung,” kata Hari Surya Wijaya saat menyampaikan laporannya.

Hari Surya Wijaya mengatakan, Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak Lampung Selatan telah melaksanakan beberapa langkah percepatan, salah satunya melaksanakan rapat teknis dengan perangkat daerah terkait dan pendampingan dalam rangka evaluasi mandiri oleh fasilitator nasional.

“Perbaikan berkas administrasi hasil review oleh Dinas PPPA Provinsi Lampung, pembinaan terhadap Sekolah Ramah Anak (SRA), Pelayanan Ramah Anak Puskesmas (PRAP), dan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA),” ujar Hari Surya Wijaya.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengapresiasi kegiatan tersebut.  Darinya berharap, agar kegiatan tersebut tidak hanya seremoni belaka.

“Yang saya harapkan adalah bagaimana keberlanjutan program-program ini bukan hanya ketika ada penilaian saja. Tetapi bagaimana keberlanjutan program yang telah kita jalani agar benar-benar  menjadi kabupaten yang layak anak,” kata Nanang.

Nanang menyampaikan, agar tim gugus tugas kabupaten layak anak untuk terus menciptakan komitmen yang optimis dalam menjadikan Lampung Selatan sebagai kabupaten yang layak anak.

“Agar dapat benar-benar dilakukan, untuk bagaimana dalam proses kondisi seperti ini, kita terus jaga kebersamaan dengan optimis. Sehingga kita dapat menjalankan semua ini dengan maksimal seperti apa yang kita semua harapakan,” imbuh Nanang.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka

Published

on

Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.

Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.

Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.

Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.

Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.

Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.

Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.

Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.

Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.

Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).

Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).

Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.

Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.

“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.

Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading