Lampung Selatan
Nanang Ermanto Resmi Kantongi Rekom PDI Perjuangan di Pilkada Lamsel
Alteripost Bandar Lampung – Ketua DPC PDI Perjuangan Nanang Ermanto mengantongi Surat Penugasan DPP PDI Perjuangan untuk maju di Pemilhan Kepala Daerah (Pilakda) Lampung Selatan 2024.
Surat Tugas itu diserahkan Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Provinsi Lampung, H. Watoni Noerdin, S.H., M.H., kepada Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan, H. Syahirul Alim, S.H., M.H., di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Senin (8/7/2024).
Dengan keluarnya Surat Tugas DPD PDI Perjuangan dengan Nomor : 3023/ST/DPP/VII/2024 tersebut, semakin memantapkan langkah Nanang Ermanto dalam mengikuti kontestasi Pilkada Kabupaten Lampung Selatan yang digelar bulan November 2024 mendatang.
Syahirul Alim menyampaikan, dengan telah diserahkannya surat tugas itu, Nanang Ermanto yang saat ini sebagai petahana siap untuk menghadapi tahapan-tahapan selanjutnya dalam Pilkada 2024.
“Dengan keluarnya surat tugas ini juga menepis keraguan tentang boleh tidaknya Nanang Ermanto maju dalam kontestasi pemilihan bupati,” ujar Syahirul Alim, ditemui usai acara tersebut.
Kendati demikian, surat rekomendasi tersebut masih tunggal. Nanang Ermanto masih disuruh untuk mencari bakal calon wakil bupati Lampung Selatan untuk mendampinginya di Pilkada 2024.
“Dalam surat tugas ini diperintahkan untuk segera melaksanakan koordinasi dan konsolidasi dengan kader partai dan partai lainnya. Menyiapkan koalisi partai pendukung untuk memenuhi syrat pendaftaran pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan,” ungkapnya.
Disinggung mengenai siapa yang akan mendampingi Nanang Ermanto sebagai calon wakil bupati dalam Pilkada 2024, Syahirul Alim menyebut belum tahu dan masih dalam proses pencarian.
Namun demikian, lanjut Syahirul Alim, Nanang Ermanto telah mengikuti penjaringan di Demokrat, NasDem, dan PAN. Ditambah saat ini tengah menjalani penjajakan dengan PKB.
“Untuk surat tugas dari partai politik, ada dari Demokrat dan sekarang PDIP ungkapnya. Untuk wakilnya siapa, belum tahu, masih dicari,” kata Syahirul. (*)
Lampung Selatan
Bupati Egi Dorong SPPG Bandar Agung Tak Hanya Penuhi Gizi, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga
Alteripost Sragi – Senyum dan antusiasme anak-anak mewarnai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.
Bagi mereka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menghemat uang jajan.
Respons positif tersebut terlihat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
Peresmian di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Egi bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di Wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.
Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh itu diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah. Langkah ini menjadi bagian dari perluasan jangkauan Program MBG agar manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
Saat berdialog dengan para siswa, Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui program tersebut.
Anak-anak menyampaikan bahwa mereka senang dengan menu MBG. Selain memperoleh makanan, mereka juga merasakan manfaat karena dapat menghemat uang jajan.
Mendengar jawaban itu, Egi mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program tersebut.
“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.
Bagi Egi, antusiasme anak-anak menjadi gambaran penting tentang bagaimana program pemenuhan gizi diterima oleh penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, melainkan juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan program.
Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG. Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.
“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.
Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal berpotensi terlibat dalam rantai pasok kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat.
Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut perlu dibangun melalui kemitraan yang saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan. Dengan demikian, perluasan layanan gizi juga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas di sekitar wilayah pelayanan.
Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemkab Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.
Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)

