Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Hadiri Acara Jajanan Pasar Dan Masakan Khas Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri dalam acara jajanan pasar dan masakan tradisional Lampung di Bandar Lampung Expo. Kamis (11/7/2024). Lapangan Enggal Saburai Kota Bandar Lampung.
Hadir juga Wakil Walikota Deddy Amarullah Bandar Lampung, Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, pimpinan pratama, Camat Se-Bandar Lampung, Lurah Se-Bandar Lampung, Ibu PKK Se-Kecamatan dan Ibu PKK Se-Kelurahan Se-bandar Lampung serta undangan lainnya.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan, bahwa acara jajanan pasar dan Lampung di Bandar Lampung Expo di lapangan Enggal Saburai bertujuan, untuk menghidupkan usaha UMKM Se-bandar lampung.
“Agar UMKM bisa berkembang dan menjadi urat nadi ekonomi di masyarakat kota bandar lampung”. Ujar Bunda Eva sapaan akrabnya.
Bunda Eva juga berharap, perlombaan seperti ini agar bisa berkelanjutan untuk menggali potensi masyarakat dalam mengolah makanan dan jajanan yang ada di masyarakat, serta menumbuh kembangkan UMKM yang ada di kota bandar lampung. Jelasnya.
“Lomba masakan tradisional khas Lampung dan jajanan pasar menjadi salah satu perlombaan yang dilakukan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) kota Bandar Lampung”. Pungkasnya.
Dalam kegiatan ini, para kader PKK disetiap kelurahan menampilkan hasil kreasi mereka. (Ta).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

