Lampung
Melalui Posyandu, PJ Gubernur Lampung Ajak Semua Pihak Turunkan Angka Stunting di Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Pj Gubernur Lampung Samsudin di dampingi Pj Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan melakukan peninjauan posyandu sekaligus menghadiri acara penanggulangan Stunting di Balai Kampung Kagungan Rahayu, Kecamatan Menggala, Kamis (08/08/2024).
Selain meninjau Posyandu Pj. Gubernur Samsudin juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat berupa bantuan masjid, 50 paket sembako, 3 kursi roda, tabung oksigen, mesin jahit, pelindung menyusui, pengelolaan KIA, 29 paket budidaya ikan dalam ember, 60 ribu benih ikan lele, 7.5 ribu ekor benih ikan gurame, 600 kg pakan ikan untuk 5 Pokdakan.
Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan kesehatan warga serta meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui momen tersebut Pj Gubernur Lampung mengajak semua pihak terkait untuk bersama melakukan penanggulangan stunting khususnya melalui peningkatan pelayanan posyandu.
“Posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pusat edukasi yang mendukung para ibu dalam merawat anak-anak mereka dengan baik,” jelas Samsudin.
Maka dari itu, Samsudin berharap layanan Posyandu di daerah khususnya di Tulangbawang dapat terus semakin ditingkatkan secara maksimal.
Hal ini salah satu upaya bersama untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak yang merupakan aset masa depan bangsa.
“Upaya penanganan stunting harus menjadi prioritas bersama, kita harus saling bersinergi untuk menurunkan stunting pada tahun 2024 selaras dengan program prioritas yang ditegaskan oleh Presiden Jokowi,” tegasnya. (Can).
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

