Connect with us

Politik

Gelar Konsolidasi, Koalisi Tuba Maju Siap Menangkan Qudrotul-Hankam

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Pasangan Bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan menggelar konsolidasi bersama partai pengusung. Kegiatan itu dilaksanakan di Halaman Hotel Sari Bakung Kecamatan Menggala, Senin (26/8/2024).

Adapun sejumlah partai pengusung itu antara lain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, dan Partai Nasdem.

Selain empat partai besar itu, terdapat juga lima nama partai non parlemen lainnya yang ikut hadir dalam konsolidasi partai tersebut, yaitu Partai Gelora Indonesia, Partai Garuda, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Buruh, serta Partai Bulan Bintang.

Dengan nama Koalisi Tulangbawang Maju pihaknya memiliki persentase kemenangan sebanyak-banyaknya dalam pilkada November 2024 mendatang.

Bacalon Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan usai kegiatan menjelaskan kegiatan hari ini merupakan konsolidasi sekaligus deklarasi dengan partai pengusung yang sudah memberikan rekomendasinya kepada pihaknya antara lain PKB, Demokrat, PKS dan Nasdem.

Selain itu ia juga mengungkapkan terdapat juga sejumlah partai non parlemen yang mana juga menyatakan dukungannya terhadap Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan.

“Lima partai non parlemen itu yaitu Partai Gelora Indonesia, Partai Garuda, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Buruh, serta Partai Bulan Bintang. Insya Allah masih ada lagi partai lainnya yang segera menyusul bergabung, mohon doakan saja,” ungkap Qudrotul Ikhwan.

Menurutnya dengan adanya dukungan sejumlah partai tersebut tentunya akan menambah semangat pihaknya untuk terus berjuang memperoleh simpati masyarakat kedepannya.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh partai pengusung. Karena tanpa dukungan partai pengusung Koalisi Tulangbawang Maju, Qudrotul Ikhwan – Hankam Hasan tidak akan bisa mengikuti kontestasi Pilkada Tulangbawang Tahun 2024 mendatang,” paparnya.

Selain itu, saat ditanya terkait kapan pihaknya akan mendaftarkan diri ke KPU Tulangbawang, Qudrotul menuturkan akan melakukan pendaftaran pada tanggal 28 Agustus 2024.

“Sesuai slogan kita koalisi Tulangbawang maju yang nyata-nyata aja. Insyaallah kita akan mendaftarkan diri ke KPU pada Rabu, 28 Agustus 2024, mohon doa dan dukungannya,” tandasnya. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Politik

Belum Ada SK, Rycko Menoza Dorong Pelantikan Pengurus Golkar Bandar Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung masih menjadi tanda tanya setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar pada Senin (21/9/2026).

Persoalan tersebut mencuat setelah adanya perbedaan informasi mengenai proses penyusunan kepengurusan pasca-Musda. Ketua terpilih Rycko Menoza kemudian menggelar konferensi pers pada Selasa (22/9/2026) untuk memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.

Rycko Menoza mengatakan, setelah dirinya ditetapkan sebagai ketua terpilih, proses penyusunan kepengurusan seharusnya dilakukan melalui tim formatur yang telah dibentuk dalam Musda.

Menurutnya, tim formatur memiliki peran penting dalam membahas dan menyepakati komposisi kepengurusan sebelum ditetapkan secara resmi.

Namun, Rycko mengaku mendapatkan informasi bahwa tim formatur belum melakukan rapat untuk membahas susunan kepengurusan secara bersama-sama. Di sisi lain, secara tiba-tiba muncul susunan kepengurusan yang beredar.

“Dari tim formatur sendiri menyampaikan bahwa mereka belum mengadakan rapat apa pun. Tetapi tiba-tiba sudah ada susunan kepengurusan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan bagi kami,” ujar Rycko Menoza dalam konferensi pers, Selasa (22/9/2026).

Menurut Rycko, kondisi tersebut perlu segera diperjelas agar tidak menimbulkan kebingungan di internal Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Ia menilai, setelah Musda selesai, tahapan berikutnya seharusnya dapat berjalan secara terarah sehingga kepengurusan baru segera terbentuk dan dapat menjalankan roda organisasi.

Ingin Segera Bekerja

Rycko menegaskan, pihaknya tidak ingin persoalan mengenai susunan kepengurusan berlarut-larut. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah adanya kejelasan mengenai struktur kepengurusan sehingga roda organisasi dapat segera berjalan.

Ia mengatakan, dirinya bersama jajaran yang nantinya menjadi bagian dari kepengurusan pada dasarnya telah siap bekerja menjalankan program-program Partai Golkar di Kota Bandar Lampung.

“Kami mau bekerja, tetapi apa daya SK kami belum ada. Jadi harapan kami pelantikan ini segera dilaksanakan dengan kepengurusan yang jelas. Kami ingin segera bekerja dan menjalankan apa yang menjadi tanggung jawab kami,” katanya.

Rycko menyebut, kejelasan kepengurusan menjadi penting karena setelah proses Musda, organisasi membutuhkan kepastian mengenai siapa saja yang akan menjalankan tugas dan fungsi di jajaran DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Dengan adanya kepengurusan yang telah ditetapkan secara resmi, berbagai agenda organisasi diharapkan dapat segera dijalankan tanpa terkendala persoalan administratif maupun ketidakjelasan struktur.

Tim Formatur Akan Gelar Rapat Lanjutan

Sementara itu, dari sisi tim formatur, munculnya susunan kepengurusan yang telah beredar menjadi bagian dari persoalan yang akan dibahas lebih lanjut.

Tim formatur menyatakan akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk membahas penyusunan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.

Rapat tersebut nantinya menjadi forum untuk membahas komposisi kepengurusan serta memastikan struktur organisasi yang akan diajukan secara resmi.

Tim formatur juga menegaskan bahwa proses penyusunan kepengurusan masih perlu dibahas bersama agar terdapat kesepahaman di antara pihak-pihak yang memiliki mandat dalam tim formatur.

Dengan adanya rencana rapat lanjutan tersebut, proses penyusunan kepengurusan diharapkan dapat segera menemukan titik terang sehingga tidak lagi menimbulkan simpang siur di internal partai.

Rycko berharap hasil rapat formatur nantinya dapat menjadi dasar untuk segera menyelesaikan tahapan administrasi kepengurusan hingga penerbitan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan.

Dorong Penyelesaian Secara Internal

Rycko juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan tersebut melalui mekanisme organisasi.

Menurutnya, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan kepengurusan memiliki kepentingan yang sama, yakni memastikan Partai Golkar Kota Bandar Lampung dapat segera menjalankan agenda organisasi.

Ia berharap proses pembahasan di tingkat formatur dapat berlangsung secara terbuka dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima bersama.

“Intinya kami berharap semuanya segera jelas. Kalau kepengurusan sudah jelas, SK sudah ada, kemudian dilantik, kami bisa langsung bekerja. Jangan sampai karena persoalan administrasi dan kepengurusan ini, kerja-kerja organisasi justru tertunda,” pungkas Rycko Menoza.

Dengan demikian, tahapan pasca-Musda XI saat ini masih menunggu hasil pembahasan tim formatur. Kepengurusan yang sebelumnya beredar juga masih menjadi bagian dari persoalan yang perlu diklarifikasi dan disesuaikan dengan hasil rapat formatur.

Sementara itu, hingga Selasa (22/9/2026), waktu pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditetapkan secara pasti.

Rapat lanjutan tim formatur diharapkan menjadi langkah untuk memperjelas komposisi kepengurusan sekaligus mempercepat proses penerbitan SK dan pelantikan pengurus baru. (Radian)

Facebook Comments Box
Continue Reading