Connect with us

Lampung Selatan

Silaturahmi Dengan Bupati, PCNU dan GP Anshor Lamsel Siap Bersinergi

Published

on

Alteripost Kalianda  – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Selatan (Lamsel) H. Abdul Haris dan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Lampung Selatan, Arif Rahman Hakim melakukan silaturahmi dengan Bupati Lampung Selatan.

Pertemuan tersebut berlangung di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Selasa (27/8/2024). Turut hadir Sekretaris Daerah, Thamrin, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Achmad Hery, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Intji Indriati dan kepala perangkat daerah terkait.

H. Abdul Haris menyampaikan, bahwa maksud kedatangannya adalah dalam rangka silaturahmi  guna membangun sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

“Kedatangan kami ke sini, bermaksud untuk silaturahmi dan berkoordinasi dengan Pemkab Lampung Selatan. Saya merupakan pengurus NU Lampung Selatan yang baru,” ujar Abdul Haris.

Untuk itu, Abdul Haris meminta kepada Bupati Nanang Ermanto agar dapat hadir dalam pelantikan Pengurus Cabang NU Lampung Selatan pada September mendatang.

“Saya berharap bapak dapat menyempatkan waktu untuk hadir pada pelantikan pengurus NU nanti, pada tanggal 21-23 September mendatang,” ujar Abdul Haris.

Senada dengan Abdul Haris. Ketua PC GP Ansor Lampung Selatan, Arif Rahman Hakim mengatakan, kunjungan itu dalam rangka silaturahmi dan membangun sinergitas dengan Pemkab setempat.

Arif Rahman Hakim juga mengatakan, pihaknya siap terlibat dalam kegiatan pemerintah daerah dan siap bersinergi untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami siap pak bupati jika kami dibutuhkan. Kami dari Ansor siap mendukung dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dibawah pimpinan bapak Nanang Ermanto,” kata Arif Rahman.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambut baik kunjungan silaturahmi dari PCNU maupun PC GP Anshor Lampung Selatan.

“Terima kasih atas kunjungan silaturahmi hari ini. Insyaallah saya akan hadir pada acara Pelantikan PCNU Lampung Selatan nanti,” kata Nanang Ermanto.

Nanang berharap, melalui pertemuan ini nantinya dapat saling bersinergi dengan program-program yang ada untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan lebih maju.

“Saya berharap kita dapat saling bersinergi demi kemajuan Lampung Selatan,” kata Nanang. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Dinas Pendidikan Lampung Selatan Siagakan Layanan Pengaduan Selama SPMB

Published

on

Alteripost Kalianda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan secara online dan real-time untuk jenjang SD dan SMP dipastikan berjalan lancar, transparan, serta mengedepankan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Seiring proses seleksi yang masih berlangsung, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai praktik percaloan maupun tawaran “jasa titipan” yang menjanjikan kelulusan calon peserta didik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menutup ruang terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru.

Berdasarkan data pusat kendali SPMB Dinas Pendidikan per 25 Juni 2026, distribusi kuota penerimaan jenjang Sekolah Dasar telah berjalan sesuai ketentuan. Sebanyak 475 SD di Kabupaten Lampung Selatan telah mengakomodasi kuota melalui Jalur Domisili sebesar 80 persen, Jalur Afirmasi 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, proses pendaftaran melalui Jalur Domisili dan Afirmasi masih berlangsung hingga 26 Juni 2026. Adapun komposisi kuota yang diterapkan terdiri dari 40 persen Jalur Domisili, 20 persen Jalur Afirmasi, 35 persen Jalur Prestasi, dan 5 persen Jalur Mutasi.

Menurut Syaifulloh, integrasi sistem pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini terbukti mampu memangkas birokrasi yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain itu, pengaturan kuota yang proporsional juga dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan.

“Sehingga tidak akan terjadi ada sekolah yang kelebihan siswa dan tidak sesuai ketentuan, sementara ada sekolah lain yang kekurangan murid,” kata Syaifulloh dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu percaya terhadap pihak-pihak tertentu yang menawarkan bantuan untuk meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi, terlebih apabila disertai permintaan imbalan atau tarif tertentu.

Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui sistem yang telah disediakan.

Karena itu, segala bentuk praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan tidak memiliki ruang dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh satuan pendidikan juga menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tetap berjalan murni, bersih, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Segala bentuk pelanggaran, kecurangan, ataupun praktik percaloan yang ditemukan di lapangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Syaifulloh.

Untuk menjamin keterbukaan informasi, masyarakat diimbau memantau perkembangan jurnal seleksi secara mandiri dan berkala melalui portal resmi SPMB. Selain itu, tim teknologi informasi dan layanan pengaduan juga disiagakan guna membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun validasi dokumen selama proses pendaftaran.

Syaifulloh juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik tidak sehat selama pelaksanaan SPMB. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Halo Lamsel di nomor 0821-2880-0800 atau secara langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengingatkan para orang tua dan wali murid agar menyikapi hasil seleksi secara bijak mengingat daya tampung setiap sekolah memiliki keterbatasan.

“Bagi para orang tua diharapkan tidak memaksakan diri agar putra-putrinya harus diterima di sekolah tertentu. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah merata, sehingga semua sekolah memiliki standar mutu pelayanan yang sama baiknya,” ujar Syaifulloh. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading