Tulang Bawang
Usai ke Tangga Raja, Qudrotul-Hankam Lakukan Ziarah di 4 Makam Leluhur di Tuba dan Tubaba
Alteripost Tulang Bawang – Calon bupati dan wakil bupati Tulang Bawang (Tuba) Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan melakukan ziarah ke empat situs cagar budaya makam leluhur di Kabupaten Tuba dan Tulang Bawang Barat (Tubaba). Sabtu (31/8/2024).
Adapun empat makam leluhur tersebut antara lain Menak Sengaji (Paduka Rajo), makam Tuan Rio Mangkubumi, makam Minak Pati Perjurit Hidayatulah serta Makam Menak Ngegulung Sakti.
kegiatan ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan bagi para leluhur terdahulu.
Mengingat empat tokoh itu merupakan salah satu tokoh yang berjuang dalam penyebaran agama Islam dan cikal bakal terbentuknya kabupaten Tulangbawang dan Tulangbawang Barat pada masanya.
Namun sebelum melakukan ziarah di empat makam tersebut Qudrotul Ikhwan dan Hankam Hasan terlebih dahulu mengunjungi dan menginjakan kaki di situs cagar budaya tangga raja yang berada di Jalan 1 Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala.
Dalam kedatangan Qudrotul-Hankam di Tangga Raja itu pihaknya langsung bergegas turun di Sungai Way Tulangbawang dengan menaiki perahu salah satu nelayan di wilayah setempat.
Seperti diketahui wilayah tangga raja sendiri merupakan salah satu lokasi bersejarah di Kabupaten yang Berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur tersebut.
Bahkan Tangga Raja Konon dahulu merupakan tempat-tempat berlabuhnya para raja-raja dan menjadi salah satu tempat transit atau dermaga khusus untuk raja-raja dan tamu kerajaan Tulangbawang.
Selain itu konon tempat ini juga dulunya menjadi petilasan para raja saat turun mandi pada masa jayanya.
Usai turun di lokasi Tangga Raja Qudrotul-Hankam melanjutkan perjalanan pertama mengunjungi makam Menak Sengaji (Paduka Rajo) yang berada di jalan 1 Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala.
Usai mengunjungi makam Menak Sengaji Qudrotul-Hankam langsung bergegas menuju situs cagar budaya makam Tuan Rio Mangkubumi serta makam Minak Pati Perjurit Hidayatulah yang berada di Tiyuh Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa Kabupaten Tulangbawang Barat.
Setelah melakukan ziarah mengunjungi dua makam di Tulangbawang Barat pihaknya kembali ke Kecamatan Menggala untuk mengunjungi makam terakhir yaitu Makam Menak Ngegulung Sakti yang berada di Tiuh Toho, Kecamatan Menggala, Tulangbawang. (Can)
Tulang Bawang
DPD II Golkar Tuba Mulai Lakukan Penjaringan Muscam di 15 Kecamatan
Alteripost Tulang Bawang – Ketua DPD II Partai Golkar Tulangbawang M. Aris Pratama Hanan mulai melaksanakan Penjaringan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 15 Kecamatan Bakal Calon Pimpinan Kecamatan (PK) dalam. Adapun pelaksanaan tersebut mulai dari 2 Kecamatan terlebih dahulu yaitu Kecamatan Penawar Tama dan Kecamatan Gedung Aji Baru, Jum’at (26/6/2026) kemarin.
Penjaringan calon Pimpinan Kecamatan (PK) untuk 2 kecamatan tersebut dilaksanakan melalui tahapan mulai dari penjaringan pada hari rabu tanggal 24 Juni 2026, penutupan penjaringan tanggal 25 Juni 2026 dan pengembalian berkas tanggal 26 Juni 2026.
Penyerahan berkas atau dokumen hasil pelaksanaan Muscam Partai Golkar merupakan tahapan penting dalam konsolidasi internal partai. Berkas hasil Muscam diserahkan oleh Pengurus Kecamatan (PK) kepada DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota atau Provinsi sebagai bukti legalitas pemilihan pengurus dan program kerja baru.
Saat diwawancarai, ketua Penjaringan Musyawarah Kecamatan Eko Wahyudi mengatakan, Muscam Partai Golkar dimulai dari 2 Kecamatan yang pertama dilaksanakan di Kecamatan Penawar tama dan Gedung Aji Baru.
“Alhamdulillah, rentetan tahapan Muscam Partai Golkar Tulang Bawang berjalan lancar, saat ini tahapan penutupan penjaringan bakal calon Pimpinan Kecamatan (PK) dari 2 Muscam yang dilakukan di 2 Kecamatan memunculkan 1 bakal calon PK,” ucapnya.
Adapun, dari Penjaringan Muscam Partai Golkar Tulang Bawang di 2 Kecamatan memunculkan 2 nama yaitu, Perlizal dari Kecamatan Penawar Tama dan Darwansyah Gedung Aji Baru.
“Saya berharap nantinya menjadi PK Partai Golkar Tulangbawang dapat menjadi mesin penggerak politik dalam konsolidasi agar setiap aspirasi masyarakat dapat terus tersampaikan melalui wakil-wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD,” tuturnya. (Can)

