Politik
Miliki Konsep Wisata Ekologi, Qudrotul-Hankam Bakal Kembalikan Kejayaan Nelayan dan Way Tuba
Alteripost Tulang Bawang – Pasangan Bupati dan Wakil bupati nomor urut 2 Qudrotul Ikhwan-Hankam Hasan bertekad kembalikan kejayaan nelayan dan Way Tulangbawang lima tahun kedepan.
Dengan mengembangkan wisata ekologi, budaya Way Tulangbawang serta membangun dan menghidupkan kembali dermaga sebagai tempat bersandar.
Hal itu disampaikan pihaknya saat momen penyampaian visi-misi debat perdana yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang.
“Way Tulangbawang merupakan sebuah anugerah ilahi pada tempo dulu. Way Tulangbawang juga merupakan sebuah energi positif bagi sumbangan terhadap kemakmuran rakyat Sai Bumi Nengah Nyappur,” terang Qudrotul Ikhwan, Jumat (1/11/2024).
Tetapi menurutnya kejayaan itu dirusak oleh sejumlah oknum-oknum tukang setrum ikan yang kini marak beroperasi di Tulangbawang.
“Hari ini apa yang terjadi bapak dan ibu, Way Tulangbawang penuh dengan tukang setrum. Bahkan kami pernah menebarkan sejuta bibit ikan jelabat tetapi apa yang terjadi besok pagi sudah mati karena di setrum oleh para tukang setrum,” tuturnya.
Bahkan keluhan minimnya hasil tangkapan ikan itu juga dirasakan sejumlah nelayan yang berada di Kecamatan Gedung Aji.
“Kami beberapa waktu lalu pernah berkunjung ke kampungnya pak Daniel calon wakil bupati 03, (Gedung Aji) di mana di situ banyak nelayan yang mengeluhkan minimnya hasil tangkapan ikan sehari-harinya,” ungkap Qudrotul.
Oleh karena Qudrotul-Hankam bertekad bila terpilih nantinya akan berusaha mengatasi permasalahan yang dirasakan masyarakat khususnya nelayan tersebut.
“Maka dari itu mari kedepannya, kita berantas bersama tukang setrum yang merusak ekosistem perairan di Tulangbawang. Dengan begitu produktivitas ikan kedepannya diharapkan semakin meningkat dan bisa memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat sekitar,” ajak dia.
Dilain sisi ditambahkan Hankam Hasan pihaknya kedepan juga akan melakukan banyak aktivitas di Way Tulangbawang seperti festival dan giat lainnya untuk memfungsikan perairan sehingga menjadi daya tarik tersendiri baik masyarakat sekitar hingga luar daerah.
“Pengembangan wisata ekologi dan budaya sungai Way Tulangbawang dari zaman dahulu telah kita lakukan, tapi beberapa tahun terakhir ini hilang makanya ke depan kita bertekad untuk mengadakan lagi festival budaya sungai Tulangbawang agar ekosistem dan ekologi budaya hidupkan lagi kedepannya,” paparnya.
Dermaga di Way Tulangbawang juga tentunya harus dimiliki guna mengawasi keamanan sungai nantinya.
“Kedepan akan kita buat dermaga di Way Tulangbawang, sebagai tempat sandar untuk mengawasi sungai-sungai yang ada di Tulangbawang. Dan selama 1,6 bulan pak Qudrotul menjabat sebagai Pj semua itu sudah dimulai dan dibuktikan salah satunya perbaikan tangga raja di Way Tulangbawang Kecamatan Menggala,” tandasnya. (Can)
Politik
PIRA Lampung Bergerak Bantu Korban Bencana di Tanggamus
Alteripost.co, Tanggamus-
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Lampung menyalurkan bantuan untuk para korban banjir di tiga pekon yang berada di Kabupaten Tanggamus pada Rabu (30/7/2025).
Bantuan berupa beras, mi instan, air mineral, pakaian layak anak dan dewasa tersebut merupakan bagian dari gerak cepat organisasi yang diinisiasi oleh Partai Gerindra sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana. Diketahui, Hujan deras yang melanda wilayah Tanggamus pada Senin (28/7) menyebabkan meluapnya aliran air sungai sehingga merendam rumah warga.

Ketua Pira Lampung, Elly Wahyuni, melalui Sekertaris Pira Lampung, Aderly Imelia Sari menyebut akan terus berada di tengah masyarakat, mengawal aspirasi, dan berperan aktif dalam upaya penanganan dan pencegahan bencana di Provinsi Lampung.
“Ya, sebagai bentuk kepedulian kami (Pira Lampung), semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban,” ungkapnya.
Meski sempat terkendala medan sulit yang dilalui, bantuan akhirnya tiba ketengah masyarakat berkat kegigihan dan perjuangan para srikandi-srikandi partai besutan Prabowo Subianto ini.
Kendati begitu dia berharap, bencana serupa tidak terulang kembali dikemudian hari. Dengan cara mengajak masyarakat bersama-sama menjadi dan memelihara lingkungan disekitar. (*)

