Nasional
KPK Apresiasi OJK Atas Inovasi Penguatan Integritas Organisasi Berkelanjutan
Alteripost Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas berbagai inovasi dan upaya yang telah dilakukan dalam peningkatan integritas organisasi serta pencegahan korupsi secara berkelanjutan.
Hal tersebut tercermin dalam hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) OJK Tahun 2024 yang memperoleh nilai 84,87 atau meningkat dari tahun sebelumnya 83,26, yang sekaligus menunjukkan OJK konsisten berada dalam level risiko korupsi rendah dan program
penguatan integritas OJK telah berjalan efektif.
Capaian tersebut menempatkan OJK meraih peringkat ke-2 kategori Instansi
Kementerian/Lembaga tipe besar, dan peringkat ke-9 dari seluruh peserta SPI tahun 2024. Nilai SPI OJK 2024 juga berada.di atas rata-rata nilai seluruh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/PD) yaitu 71,53.
Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena pada acara Launching Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 yang diselenggarakan oleh KPK di Gedung Merah Putih, Rabu (22/1),
menyampaikan komitmen OJK mendukung inisiatif KPK dalam pemberantasan korupsi, dengan pendekatan ecosystem based, yang tidak hanya memberikan perbaikan bagi internal, namun juga untuk industri jasa keuangan yang diawasi, antara lain melalui penerapan Peraturan OJK Strategi Anti Fraud bagi Sektor Jasa Keuangan.
Keseriusan OJK tercermin dari integrasi nilai SPI sebagai bagian dari Indikator Kinerja.Utama (IKU) di tingkat OJK Wide, mendorong keterlibatan penuh seluruh jajaran dan satuan kerja, serta bersinergi dengan KPK, yang menempatkan OJK dalam beberapa tahun terakhir ke kategori Risiko Rendah dan berada pada 10 besar tingkat nasional. OJK telah mengikuti SPI sejak tahun 2016 dan telah menetapkan capaian indeks integritas menjadi IKU OJK Wide sejak tahun 2017.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan apresiasi kepada OJK atas praktik terbaik yang telah dilakukan dan mendorong agar praktik serupa juga diterapkan pada K/L/PD lainnya sebagai bentuk inovasi atau perbaikan berkelanjutan
dalam meningkatkan integritas organisasi.
SPI diselenggarakan KPK sebagai evaluasi untuk mengukur perkembangan kondisi integritas, capaian upaya pencegahan korupsi, dan efektivitas upaya penguatan integritas
K/L/PD sehingga upaya-upaya perbaikan dapat berbasis pada persoalan riil.
Pada tahun 2024, SPI diikuti oleh 641 instansi yang terdiri dari 94 Kementerian/Lembaga, 37 Pemerintah Provinsi dan 508 Pemerintah Kabupaten/Kota serta 2 BUMN. Capaian
Indeks Integritas Nasional 2024 adalah 71,58 meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 70,97. (Rls).
Lampung
Batin Wulan Terima Penghargaan Bunda PAUD Provinsi Peduli PAUD dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Alteripost Jakarta – Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza (Batin Wulan), menerima penghargaan Bunda PAUD Provinsi Peduli PAUD dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Rabu (13/11/2025) malam.
Penghargaan ini diberikan kepada para Bunda PAUD yang berkontribusi dalam mewujudkan program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di daerahnya. Batin Wulan dinilai berhasil memperkuat layanan pendidikan anak usia dini di seluruh kabupaten/kota di Lampung melalui berbagai program dan kerja kolaboratif.
Kegiatan Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, yang memberikan penghargaan secara langsung kepada para penerima dari seluruh Indonesia.
Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, TP PKK, dan lembaga pendidikan, Bunda Wulan mendorong pelaksanaan PAUD Berkualitas, Inklusif, dan Berkarakter. Upaya ini memastikan anak-anak Lampung mendapat pendidikan prasekolah yang merata dan layak sebelum masuk ke jenjang sekolah dasar.
Dalam keterangannya, Batin Wulan menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini dan menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam memperkuat PAUD di daerah.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tapi untuk seluruh pejuang PAUD di Lampung — para guru, penggerak, dan bunda-bunda hebat di kabupaten hingga desa. Semangat kita satu: memastikan anak-anak Lampung tumbuh cerdas, berkarakter, dan bahagia sejak usia dini. Karena dari PAUD-lah masa depan dimulai,” ujar Batin Wulan.
Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperkuat sinergi antara Bunda PAUD provinsi, kabupaten/kota, hingga desa, agar layanan pendidikan anak usia dini semakin merata dan berkualitas.
“Kami akan terus bergerak bersama, memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari kesempatan belajar. Pendidikan usia dini adalah fondasi penting untuk membangun generasi yang siap menghadapi masa depan,” tambahnya.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Bunda PAUD di Indonesia untuk terus berinovasi dan bekerja sama dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD yang berkarakter dan inklusif.(*).

