Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Temukan Perusahaan Tutup Aliran Sungai
Alteripost Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memantau sejumlah aliran sungai yang meluap saat bencana banjir 17 Januari 2025 lalu. Senin (27/1/2025) Eva Dwiana bersama rombongan memantau aliran sungai di Kecamatan Teluk Betung Timur dan Kecamatan Sukabumi.
Dikecaman Teluk Betung Timur, Eva menyebutkan akan memperbaiki bronjong dan melakukan Normalisasi Sungai.
“Ada puluhan bronjong yang akan dibuat oleh Pemkot. Pemasangan bronjong dilakukan secara bertahap tahun ini,” jelas Eva Dwiana.
Dikecamatan Sukabumi Bunda Eva sapaan akrab Walikota Eva Dwiana menyisiri aliran sungai dan masuk kepemukiman padat penduduk di kelurahan Way Laga.
“Ini salah satu penyebab banjir, aliran sungainya tertutup oleh Perusahaan Putra Bali. Kita akan segera meminta untuk melakukan pembongkaran panel beton yang menutup saluran air,” tambah Eva Dwiana.
Selain itu Eva menambahkan, pembangunan Embung juga menjadi solusi untuk menampung air Hujan.
“Kita perlu kerjasama dengan pak Gubernur, untuk rencana pembangunan Embung di pesawaran dan Lampung Selatan”. Tutup Eva.(*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

