Connect with us

Bandar Lampung

BI Ajak Taring Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung mengajak jurnalis tergabung dalam Organisasi Pers Pewarta Dalam Jaringan (Taring), ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung.

Ekonomi mengalami pertumbuhan secara baik yang juga menjadi salah satu tujuan utama pembanguan ekonomi nasional, merupakan bagian penting dalam menyejahterakan ekonomi di masyarakat.

“Bagaimana cara menumbuhkan, salah satunya melalui UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah),” ujar Kepala BI Lampung, Junanto Herdiawan, saat menerima kunjungan pengurus Taring Lampung, di Kantor BI, Jumat (7/2/2025).

Menurut dia, UMKM saat ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia. Oleh sebah itu, ia mengapresiasi Taring yang akan ikut serta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberitaan positif di masyarakat.

“Kami (BI) juga mempunyai binaan UMKM yang tentunya telah memenuhi persyaratan sebagai binaan. Itu salah satu upaya BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung,” ujar Junanto yang juga mantan jurnalis televisi nasional di era 1995 itu.

Bahkan, lanjut Junanto, produk UMKM binaan BI tersebut kini telah merambah ke tingkat internasional. “Seperti hasil kerajinan sulam jelujur dari Lampung, kini telah tembus ke pasar ekspor atau pasar manca negara,” katanya.

Tak hanya UMKM, pihaknya juga membantu sejumlah pondok pesantren di Provinsi Lampung. “Mengapa penting didukung karena pondok pesantren itu bagian dari mendukung ekonomi di Sai Bumi Ruwa Jurai,” katanya.

Selain hal tersebut, ia juga mengajak Taring Lampung dapat mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan dan pemberantasan uang palsu. Dampak dari uang palsu, katanya dapat menyebabkan inflasi di masyarakat.

“Alhamdulillah peredaran uang palsu di daerah Lampung saat ini jumlahnya semakin menurun. Artinya, masyarakat semakin sadar. Bahkan, bila ditemukan uang palsu langsung melaporkannya kepada polisi untuk ditangkap,” jelas dia.

Kesempatan itu, ia juga mendorong masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran dilakukan secara non tunai. “Seperti QRIS (Quick Response Indonesia Standard), mungkin bisa dikolaborasikan bersama Taring untuk menyosialisasikannya,” ajak dia.

Sementara itu, Ketua Taring Lampung Yusmart DS, menyambut baik ajakan BI Lampung untuk menyosialisasikan sejumlah kebijakan Bank Indonesia di Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Mendukung hal tersebut, pihaknya akan berkolaborasi dengan Perwakilan BI Lampung untuk mengedukasi masyarakat melalui penyajian pemberitaan yang positif melalui konsep pemberitaan yang konstruktif.

“Taring siap membatu pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di Lampung. Terlebih sejumlah jurnalis Taring terlibat dalam mengawal kebijakan pemerintah tersebut,” ujar Pemimpin Redaksi Smartnews.Id itu. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading