Lampung Selatan
Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal, Radityo Egi Pratama Kunjungi RSUD Bob Bazar
Alteripost Kalianda – Bupati Lampung Selatan (Lamsel) terpilih, Radityo Egi Pratama, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kabupaten Lamsel di Kalianda, pada Jumat (7/2/2025).
Kunjungan itu bertujuan untuk meninjau langsung pelayanan kesehatan serta mendengarkan aspirasi pasien dan tenaga medis. Nampak hadir mendampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati serta Direktur RSUD Bob Bazar, Reny Indrayani.
Dalam kunjungannya, Bupati Lampung Selatan terpilih, Radityo Egi Pratama berkeliling ke berbagai fasilitas rumah sakit, termasuk ruang rawat inap, radiologi dan poliklinik.
Dirinya juga menyempatkan berdialog dengan pasien dan keluarga mereka untuk mengetahui secara langsung pengalaman mereka dalam mendapatkan pelayanan medis.
Selain itu, Radityo Egi Pratama juga berbincang dengan tenaga medis dan staf rumah sakit. Tujuannya untuk mendengar kendala yang mereka hadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Gimana keadaannya pak? Sakit apa? Sudah berapa lama disini? Gimana pelayanannya?” ujar Radityo Egi saat menyapa sekaligus menanayakan keadaan pasien di RSUD Bob Bazar.
Kunjungan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, seperti yang diungkapkan oleh salah satu pasien di RSUD Bob Bazar Kalianda, Robiyanto (25), asal Kecamatan Sidomulyo.
Robiyanto mengaku sangat senang mendapatkan perhatian dari Pemimpin Daerah Lampung Selatan. Dia berharap agar pelayanan di RSUD Bob Bazar terus membaik dan semakin cepat dalam menangani kebutuhan medis warga Lampung Selatan.
“Saya dari kemarin dirawat di sini, tadi pagi operasi karena ada benjolan di kepala, sudah tiga tahun nggak hilang-hilang. Alhamdulillah untuk pelayanan baik, senang sekali bisa bertemu langsung dengan bapak,” tutur Robiyanto saat berbincang langsung dengan Bupati Lamsel terpilih.(*)
Lampung Selatan
Bupati Egi Dorong SPPG Bandar Agung Tak Hanya Penuhi Gizi, tetapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga
Alteripost Sragi – Senyum dan antusiasme anak-anak mewarnai kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Bandar Agung di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.
Bagi mereka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menghemat uang jajan.
Respons positif tersebut terlihat saat Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, berinteraksi langsung dengan para siswa dalam peresmian SPPG 3T Bandar Agung, Rabu (14/10/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan gizi, terutama bagi anak-anak di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
Peresmian di Kabupaten Lampung Selatan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Egi bersama Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Zainuri.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Peresmian Serentak SPPG Tahap II di Wilayah Indonesia Tengah dan Barat, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.
Peresmian yang dipusatkan di Provinsi Aceh itu diikuti 16 provinsi, dengan total 980 SPPG di wilayah 3T Indonesia bagian tengah. Langkah ini menjadi bagian dari perluasan jangkauan Program MBG agar manfaat pemenuhan gizi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
Saat berdialog dengan para siswa, Egi menanyakan tanggapan mereka terhadap makanan yang disediakan melalui program tersebut.
Anak-anak menyampaikan bahwa mereka senang dengan menu MBG. Selain memperoleh makanan, mereka juga merasakan manfaat karena dapat menghemat uang jajan.
Mendengar jawaban itu, Egi mengajak para siswa menyampaikan rasa terima kasih atas hadirnya program tersebut.
“Kalau senang, kita harus bilang terima kasih kepada Bapak Presiden,” tuturnya.
Bagi Egi, antusiasme anak-anak menjadi gambaran penting tentang bagaimana program pemenuhan gizi diterima oleh penerima manfaat. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari pelaksanaannya, melainkan juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mengapresiasi Badan Gizi Nasional dan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam menghadirkan SPPG di Kecamatan Sragi. Menurutnya, koordinasi dan pengawasan perlu terus diperkuat agar pelayanan berjalan optimal dan sesuai dengan tujuan program.
Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan SPPG. Ia mengaitkan hal tersebut dengan program HELAU yang dikembangkan Pemkab Lampung Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul.
“Kita punya program Desa HELAU. Semoga SPPG-nya juga bisa menjadi SPPG HELAU, biar cantik SPPG-nya,” ujar Egi.
Selain mendukung pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG di wilayah Sragi diharapkan membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha setempat. Petani, peternak, dan pemasok bahan pangan lokal berpotensi terlibat dalam rantai pasok kebutuhan SPPG, sehingga manfaat program dapat menjangkau sektor ekonomi masyarakat.
Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut perlu dibangun melalui kemitraan yang saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan, dan ketersediaan bahan pangan. Dengan demikian, perluasan layanan gizi juga berpeluang menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih luas di sekitar wilayah pelayanan.
Melalui kehadiran SPPG 3T Bandar Agung, Pemkab Lampung Selatan berharap akses pelayanan pemenuhan gizi semakin luas, khususnya bagi anak-anak di wilayah pelosok.
Di saat yang sama, kolaborasi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)

