Lampung Selatan
Hadiri Perayaan Saraswati Umat Hindu, Radityo Egi Pratama Bakal Kembangkan Desa Pariwisata di Lamsel
Alteripost Kalianda – Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih, Radityo Egi Pratama dan M. Syaful Anwar menghadiri perayaan Hari Raya Saraswati umat Hindu di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Sabtu (8/2/2025).
Perayaan Hari Raya Saraswati yang diadakan di Pura Jagat Segara Batu Putih, bertepatan dengan hari turunnya ilmu pengetahuan dilaksanakan upacara Pujawali yang di peringati setiap 6 bulan sekali sebagai bentuk mengagungkan ajaran-ajaran suci Saraswati.
Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan terpilih, Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut sebagai pelestarian budaya dan menjaga kearifan lokal.
Bahkan Radityo Egi Pratama akan mengembangkan Desa Wisata di Kabupaten Lampung Selatan. Program Desa Wisata itu lanjutnya, mencontoh salah satu desa yang berada di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali yang pernah ia kunjungi. Menurutnya, pengelolaan desa wisata tersebut sangat bermanfaat bagi perekonomian masyarakat setempat.
“Salah satu desa di Karangasem, Bali, sebelumnya dikenal dengan desa termiskin di Bali. Dengan pengelolaan desa wisata yang sangat baik, perekonomian masyarakat desa setempat meningkat. Nah, saya sangat tertarik dan ingin mencoba untuk mencontoh dan dilaksanakan di Lampung Selatan,” kata Radityo Egi Pratama.
Bupati Lampung Selatan terpilih ini juga mengatakan, pengembangan desa wisata sangat membantu pembangunan perekonomian masyarakat. Karena menurutnya, program desa wisata yang akan di kembangkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Ekonomi desa bisa tumbuh dengan sendirinya. Desa wisata di Karangasem Bali ekonominya maju padahal sebelumnya dikenal sebagai desa termiskin di Bali. Untuk itu program desa wisata akan mulai digerakkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih Radityo Egi Pratama dan M. Syaiful Anwar tak lupa mengucapkan selamat Hari Raya Saraswati bagi Umat Hindu di Kabupaten Lampung Selatan.
“Dengan diperingati hari taya turunnya ilmu pengetahuan kita ciptakan sumber daya manusia yang berakhlak baik dan berdaya saing,” katanya.
Sementara Pengelola Pura Segara Batu Putih, Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Wayan Sude mengatakan, Hari Raya Saraswati dipercaya sebagai memperingati turunnya ilmu pengetahuan bagi umat Hindu.
Menurutnya, Pada Hari Raya Saraswati bertepatan dengan hari turunnya ilmu pengetahuan dilaksanakan upacara Pujawali yang di peringati setiap 6 bulan sekali.
Wayan Sude juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan terpilih. Menurutnya, hadirnya kedua sosok tersebut mejadi langkah baik.
“Sebab sebelumnya, beberapa kali kami mengundang pimpinan daerah, namun selalu berhalangan hadir,” kata Wayan Sude saat menyampaikan sambutan. (*)
Lampung Selatan
Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka
Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.
Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.
Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.
Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.
Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.
Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.
Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.
Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.
Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.
Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).
Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).
Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.
Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.
Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

