Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Meresmikan JPO Siger Milenial di Halaman Masjid Agung Al Furqon
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial. Di Halaman Masjid Agung Al-Furqon, Jumat (24/2/2025).
Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana bersama Wakil Walikota Bandar Lampung Drs. Hi Deddy Amarullah dan Forkopimda Kota Bandar Lampung menekan tombol dan pengguntingan pita tanda diresmikannya JPO Siger Milenial.
Walikota dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya JPO ini. berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik, dan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah membantu menyukseskan pembangunan ini, khususnya warga Kota Bandar Lampung.
Keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah jamaah yang beribadah di Masjid Agung Al-Furqon. Selain itu, warga dan wisatawan juga bisa menikmati keindahan Kota Bandar Lampung dari atas JPO.
Walikota juga menyampaikan pentingnya promosi destinasi wisata di Bandar Lampung, baik itu yang dikelola pemerintah maupun swasta. untuk mendukung sektor pariwisata dan menjadi destinasi wisata baru di Kota Bandar Lampung.(*)
Bandar Lampung
Sidak Wamendagri, Bandar Lampung Siap Jadi Percontohan WFH ASN
Alteripost Bandar Lampung – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (10/4), guna memantau pelaksanaan transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN), khususnya penerapan skema kerja fleksibel berbasis lokasi atau work from home (WFH).
Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri didampingi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Sidak ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800 tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Akhmad Wiyagus menegaskan, kepala daerah diminta menerapkan sistem kerja kombinasi antara work from office (WFO) dan WFH guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja ASN tanpa mengganggu pelayanan publik.
“Saya datang ke Lampung atas perintah Menteri Dalam Negeri untuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait implementasi kebijakan ini,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjaga kualitas layanan meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah.
“Di Mal Pelayanan Publik, seluruh loket tetap beroperasi normal. Tidak ada pengurangan layanan, masyarakat tetap terlayani dengan baik,” tegasnya.
Wiyagus juga memastikan sektor-sektor vital seperti layanan kesehatan, pemadam kebakaran, dan unit kedaruratan tetap beroperasi penuh dan tidak terdampak kebijakan WFH.
Menurutnya, kebijakan work from anywhere (WFA) bukan sekadar fleksibilitas kerja, melainkan bagian dari transformasi besar birokrasi. Tujuannya antara lain meningkatkan efisiensi kerja ASN, menjamin pelayanan publik tetap optimal, serta mempercepat digitalisasi pemerintahan melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). “Ini tidak bisa dihindari, harus kita percepat,” tegasnya.
Ke depan, kata dia, evaluasi berkala akan terus dilakukan, termasuk terkait potensi penghematan listrik, air, hingga penggunaan kendaraan dinas. Dengan hasil sidak yang positif, Bandar Lampung dinilai siap menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan sistem kerja fleksibel di lingkungan pemerintah daerah.
Sementara itu, Eva Dwiana mengaku kunjungan Wamendagri dilakukan secara mendadak dan menjadi momentum evaluasi bagi jajarannya.
“Kami berterima kasih atas kunjungan Pak Wamen. Ini jadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ASN di Bandar Lampung,” ujarnya.
Saat ini, Pemkot Bandar Lampung baru menerapkan WFH sebesar 20 persen. Namun, ke depan angka tersebut akan ditingkatkan secara bertahap. “Insyaallah minggu depan akan kami evaluasi kembali. Targetnya bisa mencapai 50 persen sesuai arahan pemerintah pusat,” tandasnya.(*)

