Connect with us

Bandar Lampung

Resmi Dilantik Walikota Eva dan Wakil Walikota Deddy, Siap Lanjutkan Program di Bandar Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung periode 2025-20230.

Pasangan wali kota ini dilantik untuk Periode kedua oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (20/2/2025).

Sebelum menjalani pelantikan, Eva Dwiana terlebih dahulu transit di Monumen Nasional (Monas) bersama 961 kepala daerah lainnya.

Setelah itu, dirinya langsung mengikuti kirab dari Monas menuju Istanaga negara pada pukul 10.00 WIB.

Pasca pelantikan, Eva Dwiana mengaku bersyukur kegiatan ini pelantikan berjalan dengan lancar.

Menurutnya, dengan pelantikan serentak ini, dapat bertemu dan bisa menambah kekompakan antar kepala daerah dalam membangun negeri.

Karena, masing-masing kepala daerah bisa saling saling bertukar informasi terkait program-program unggulan di daerahnya.

“Sehingga dapat bersama-sama membangun negeri. Jauh dari itu Bunda dan pak Deddy bersyukur, dapat menjalani pelantikan ini dengan lancar,” katanya.

Bunda Eva juga mengaku akan melanjutkan program-program yang sudah ada dan baru digagas untuk kepentingan masyarakat.

“Semoga program yang kami gagas bisa terus menyentuh masyarakat,” kata dia.

Diketahui, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam pelantikan serentak.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa pelantikan serentak ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia karena baru pertama kali terjadi di negara Indonesia.

Adapun kepala daerah yang dilantik terdiri dari 33 gubernur, 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, 85 wakil wali kota, dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading