Connect with us

DPRD

Reses, Aribun Sayunis Bantu Pulihkan Ekonomi Warga

Published

on

Alteripost Lampung Selatan – Sebanyak 85 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyerap aspirasi atau reses tahap I tahun anggaran 2025 di daerah pemilihan masing-masing. Kegiatan mulai sejak 21-28 Februari ini sebanyak 12 titik.

Giat ini bertujuan mengetahui persoalan tengah terjadi di masyarakat.

Anggota DPRD Lampung, Aribun Sayunis, menggelar reses pada dua desa, yakni Mandala Sari dan Bakti Rasa di Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. Minggu (23/2/2025).

Politisi PDI Perjuangan ini mempunyai kewajiban memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui lembaga legislatif.

“Saya saat ini mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, hukumnya wajib terus perjuangkan aspirasi masyarakat yang saya wakili,” kata Aribun.

Melalui reses ini, seluruh aspirasi dan keluhan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui fraksi dan E-Pokir.

Aribun sengaja memilih titik reses di Kecamatan Sragi untuk membantu masyarakat berdampak banjir dengan menukar aspirasi masyarakat dengan bibit ikan.

“Saya sengaja bawa bibit ikan ditukar aspirasi masyarakat. Ini untuk membantu masyarakat memulihkan ekonomi dan mendukung program pemerintah agar masyarakat gemar makan ikan,” ujar ia lagi.

Sulit Ekonomi

Mamuji, warga setempat, mengatakan, setelah banjir, masyarakat berhadapan dengan sulit ekonomi, salah satunya modal tanam padi kembali.

“Banjir besar terjadi di daerah kami ini berdampak signifikan bagi ekonomi. Kami sulit modal membeli bibit padi dan dapat pupuk subsidi,” ujarnya.

Masyarakat berharap agar Aribun Sayunis dapat membantu melalui dinas terkait pada tingkat provinsi soal keluhan masyarakat.

“Banjir kemarin juga karena Sungai Way Sekampung dangkal. Saya berharap ada normalisasi sungai agar banjir tak ulang kembali,” ucapnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Aribun juga aktif turun langsung bersama aparatur desa dan masyarakat saat banjir, mengungkapkan prihatin.

Ia sudah mengajukan semua keluhan masyarakat. Komisi II DPRD Lampung telah berkoordinasi dengan 10 dinas terkait menyarikan solusi masyarakat.

”Meski anggaran Pemerintah Provinsi Lampung mengalami efisiensi, insyaallah keluhan masyarakat di Sragi ini dapat realisasi,” ujarnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading