Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana Langsung Membagikan Bantuan Untuk Korban Bencana
Alteripost Bandar Lampung – Sepulang dari mengikuti retreat di Magelang mulai dari 21-28 Februari 2025, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana langsung membagikan bantuan untuk korban bencana, Sabtu (1/3/2025).
Walikota yang akrab disapa Bunda Eva tersebut membagikan bantuan ke warga yang terdampak banjir di Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung.
“Kita langsung memberikan berupa beras dan sembako lainnya kepada warga kecamatan Teluk Betung Timur yang terdampak banjir,” katanya.
Dilokasi yang sama Bunda Eva menyebutkan akan melakukan
normalisasi sungai.
“Bunda sudah pantau tadi dan sudah lihat keadaannya langsung, nanti bakal kita lakukan normalisasi sungai agar banjir besar ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Selain itu juga Pemkot akan membongkar Empat rumah yang berdiri diatas sungai.
“Nanti bakal ada empat rumah mau dirubuhin, yang punya rumah juga sudah bersedia dan sudah berkoordinasi dengan bunda,” jelasnya.
Selain rumah warga yang akan dirubuhkan, Eva memaparkan, Pemkot Bandar Lampung juga bakal melakukan pelebaran terhadap siring agar menampung lebih banyak debit air.
“Kita juga bakal melebarkan siring yang ada di lokasi banjir ini (Sukamaju, Teluk Betung Timur) 30 senti (cm) biar lebih lebar lagi jadi bisa nampung air lebih banyak,” tutupnya.(*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

