Connect with us

Tulang Bawang

Kasi Propam Polres Tuba Berikan 4 Penekanan Arahan Kepada Personel Bertugas di Pos YAN dan PAM

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Kepala Seksi Propam Polres Tulangbawang, Polda Lampung AKP Abdullah memberikan 4 penekanan arahan kepada seluruh personel yang terlibat langsung dalam Operasi Ketupat Krakatau 2025 pada hari pertama, Minggu (23/03/2025).

Terutama mereka yang berdinas di Pos Pelayanan (Yan) dan Pos Pengamanan (Pam).

“Hari ini merupakan hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2025. Saya selaku Kasubsatgas Banops turun langsung ke Pos Yan dan Pos Pam guna memberikan arahan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2025,” terang AKP Abdullah, mewakili Kapolres.

Dirinya mengungkapkan adapun Pos yang pertama dikunjungi yakni Pos Yan Rest Area 208A Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), lalu Pos Pam Unit 2, Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, kemudian Pos Pam Simpang Lapas, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

“Tujuan dari kegiatan yang kami lakukan ini adalah agar seluruh personel yang berdinas di Pos Yan dan Pos Pam pada Operasi Ketupat Krakatau 2025 tidak ada yang melakukan pelanggaran sekecil apapun, karena Pos Yan dan Pos Pam yang sudah tergelar pasti akan dilakukan pengecekan oleh pimpinan baik dari Mabes Polri, Polda dan Polres,” papar dia.

Ia juga menambahkan, ada empat point yang menjadi penekanan serta disampaikan secara langsung kepada seluruh personel yang berdinas di Pos Yan dan Pos Pam pada Operasi Ketupat Krakatau 2025 Polres Tulangbawang.

Pertama, seluruh personel wajib memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya pemudik dengan tulus dan ikhlas.

Kedua, sikap tampang dan penampilan dari personel yang berdinas di Pos Yan dan Pos Pam harus dijaga, jangan sampai ditemukan adanya personel yang berseragam dinas rambut dan jenggotnya masih panjang, serta menggunakan gampol yang tidak sesuai dengan aturan.

“Ketiga hindari pelanggaran sekecil apapun, dan jaga sinergisitas dengan stakeholder terkait lainnya yang berada di Pos Yan dan Pos Pam,” ujarnya.

Keempat, seluruh personel yang hari itu sedang piket di Pos Yan dan Pos Pam, tidak ada yang boleh meninggalkan lokasi tanpa izin langsung dari Kapos Yan dan Kapos Pam.

“Kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2025, agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tidak boleh underestimate, serta niatkan dalam hati apa yang dikerjakan nantinya bisa menjadi amal dan ladang ibadah,” tegas dia. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

SMSI Tuba Apresiasi Pemkab Cepat Tanggap Bantu Korban Kebakaran di Banjar Agung

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), mengapresiasi langkah cepat tanggap yang di lakukan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang, dalam memulihkan penderitaan korban bencana kebakaran Darwis (65) di Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung.

Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Bapak Darwis, pada hari Sabtu 4 April 2026 lalu, menyisakan kesedihan yang mendalam. Saat melihat puing-puing kayu bangunan sudah hangus terbakar, tiada satupun barang yang bisa di selamatkan termasuk surat menyurat, tersisa hanya pakaian yang menempel di badan.

“Dengan langkah cepat yang di lakukan Pemkab Tulangbawang, yang di wakili Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tulang Bawang, Herlinawati Qudrotul, terbukti langkah cepat bisa memulihkan secara tuntas penderitaan korban kebakaran,” jelas Abdul Rohman Ketua SMSI Tulang Bawang, Rabu (22/04/2026).

Dari pantauan di lapangan Ketua TP PKK Herlinawati Qudrotul, hadir ditengah-tengah korban kebakaran, baik Pemerintah Kampung, Pemerintah Kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Baznas semua bergerak membantu pembangunan kembali rumah, surat menyurat administrasi kependudukan, perlengkapan tempat tidur, dan memberikan sembako.

“SMSI mengapresiasi Pemkab Tulangbawang yang di motori Herlinawati Qudrotul, dalam menggerakkan jajaran bekerja bersama bentuk rasa empati, terbukti donasi yang terkumpul dari Pemkab, Baznas, masyarakat kurang lebih total berjumlah Rp50 juta,” terang Abdul Rohman.(Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading