Connect with us

Lampung Selatan

Dukungan Mengalir Untuk DPRD Lamsel Dalam Pemekaran Natar Agung

Published

on

Alteripost Kalianda – Langkah cepat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan yang segera memproses Rekomendasi Persetujuan Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Natar Agung yang dilayangkan oleh Bupati Nanang Ermanto mendapatkan pujian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Propinsi Lampung. Kamis (17/4/2025).

Organisasi tempat berhimpun para kepala desa ini, melalui Sekretarisnya M. Agus Budiantoro, S.HI, MH berulang-ulang memuji langkah responsif yang ditunjukkan oleh para wakil rakyat di Lampung Selatan. Menurutnya apa yang dilakukan oleh DPRD membuktikan bahwa anggota parlemen amat aspiratif dengan apa yang menjadi keinginan dan harapan warga masyarakat pada 5 kecamatan terkait Pemekaran DOB Natar Agung.

“Saya selaku sekretaris APDESI Propinsi Lampung tentu mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota DPRD Lampung Selatan khususnya Ketua Ibu Erma Yusneli yang telah merespon dengan cepat persoalan ini” ucap M Agus Budiantoro.

Lebih lanjut Kepala Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan ini mengungkapkan langkah cepat DPRD dalam menyambut Surat Rekomendasi DOB sangat layak untuk di apresiasi. “Langkah yang diambil oleh wakil rakyat merupakan sesuatu hal yang luar biasa dan ini amat membahagiakan bagi semua pihak, termasuk bagi kami para kepala desa yang tergabung dalam APDESI,” tandasnya.

Ia berharap langkah kongkrit yang dilakukan oleh DPRD dapat mempercepat proses pemekaran yang telah diusulkan oleh warga masyarakat sejak tahun 2009 lalu. Menurut Agus apa yang dilakukan oleh DPRD merupakan babak baru dalam sejarah proses pemekaran.

Dirinya berharap setelah adanya Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara berbagai pihak yang terlibat dalam proses pemekaran, DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan segera mengadakan Rapat Paripurna Khusus, dalam rangka persetujuan bersama (MoU) Pemekaran Daerah di Lampung Selatan. “Jika sudah ada persetujuan bersama, tentu proses pemekaran akan bergerak ke atas dan tahapan selanjutnya otomatis akan berjalan,” ucapnya penuh semangat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya melalui surat bernomor : 4.0.0.4.1.4/1081/II.01/XII/2024, tertanggal 30 Desember 2024 Prihal Undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di tanda tangani langsung oleh Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli, SE, MM, mengundang berbagai pihak melalui Bupati Lampung Selatan untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat yang akan digelar oleh DPRD Lampung Selatan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar

Published

on

Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.

Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.

Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).

Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.

Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.

Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.

“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.

Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading