Lampung Selatan
Wakil Ketua DPRD Lamsel Tinjau Jembatan Rusak di Desa Tajimalela
Alteripost Kalianda – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan (Lamsel) Bella Jayanti, meskipin dihari libur menyempatkan diri meninjau lokasi 2 unit jembatan penghubung Dusun II dan Dusun III Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda yang beberapa waktu lalu hanyut diterjang banjir. Selasa (13/5/2025).
Dlam kegiatan itu, Bella Jayanti didampingi tiga pegawai Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU – PR) Lampung Selatan, Kepala Desa Tajimalela Qumaruddin dan Rusman Efendi, selaku Pengacara/Advokat dan Konsultasi Hukum. Bahkan, sejumlah aparatur desa dan masyarakat setempat.
Menurut Bella Jayanti, beberapa waktu lalu mendapatkan keluhan dari masyarakat Dusun II dan Duaun III Desa Tajimalela atau daerah pemilihan (Dapil 1) Lampung Selatan. Dimana, terdapat 2 unit jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat atau petani sekitar telah hanyut terbawa banjir beberapa lalu.
“Setelah tinjau ternyata benar, jembatan tersebut sudah tiap tahun hanyut. Maka, ini menjadi atensi kami. Apalagi, ini katagorinya tanggap darurat. Jadi, kami akan tindaklanjuti. Sebab, ini jalan prioritas untuk menganggut hasil bumi (panen,red) para petani. Jika, tidak diperbaiki petani harus jalan memutar,”ujarnya, Selasa, 13 Mei 2025.
Dia berharap tahun 2025 ini, sebanyak 2 unit jembatan di Desa Tajimalela ini dapat terealisasi. Jika, tidak tentu akan dicek dan komunikasikan dengan pihak eksekutif.
“Tentunya akan upayakan demi kesejahteraan masyarakat Desa Tajimalela,”kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Sementara itu, Kepala Desa Tajimalela, Qoraruddin, menyatakan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Bella Jayanti yang hadir untuk merespon aspirasi masyarakat. Sebab, jembatan ini merupakan kondisinya darurat. Apalagi, ini sebagai akses utama masyarakat dusun I dan II dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan.
“Jadi, harapan saya dan masyarakat disini, pembangunan jembatan ini bisa terealisasi dengan kehadiran pemerintah daerah dan juga Wakil DPRD Lamsel yang telah datang untuk meninjau lokasi jembatan,”katanya. (*)
Lampung Selatan
Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar
Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.
Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.
Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).
Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.
Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.
Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.
“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.
Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

