Tulang Bawang
Distan Tuba Pastikan Stok Hewan Ternak Siap Potong Jelang Idul Adha Tahun 2025 Aman
Alteripost Tulang Bawang – Dinas Pertanian melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulangbawang, memastikan ketersediaan stok hewan ternak siap potong menjelang Hari Raya Idul Adha Tahun 2025 tercukupi.
Selain itu, kesehatan hewan ternak juga sudah dipastikan aman dari penyakit, salah satunya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak.
“Alhamdulillah untuk ketersediaan hewan ternak baik sapi, kerbau, kambing dan domba di Tuba aman dan tercukupi menjelang Idul Adha Tahun 2025,” ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasib Subagio, Kamis (5/6/2025).
Dirinya mengungkapkan adapun jumlah ketersediaan hewan ternak sendiri antara lain sapi sebanyak 710 ekor, Kerbau 65 ekor, kambing 2.386 ekor, dan domba 179 ekor.
“Dan InsyaAllah hewan ternak yang siap dipotong atau dikurbankan dalam kondisi sehat,” ucapnya.
Dirinya juga menyarankan terdapat sejumlah tips untuk memilih hewan kurban yang berkualitas baik dan sehat dengan memerhatikan beberapa hal.
Seperti bulu bersih dan mengkilat, mata jernih dan tidak belekan, hidung bersih dan tidak berlendir, kulit bersih dan tidak memiliki kudis.
Selain itu, untuk suhu tubuh normal sekitar 37 derajat Celsius, kotoran padat dan tidak lembek.
“Pilihlah hewan kurban yang dirawat dengan baik dan bersih, bahkan bila perlu tanyakan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari penjual sebagai bukti hewan telah diperiksa oleh dokter hewan,” terang dia. (Can)
Tulang Bawang
Dibuka Bupati Qudrotul Ikhwan, Dinas Pendidikan Tuba Gelar Seminar dan Workshop Great Teacher 2026
Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui Dinas Pendidikan setempat menggelar Seminar dan Workshop Great Teacher 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Kamis, (12/3/ 2026).
Kegiatan yang berlangsung semarak tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tulangbawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M.
Saat sambutannya Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan menuturkan bahwa guru memiliki posisi strategis dalam perkembangan negara, karena melalui guru tercipta sumber daya manusia (SDM) berkualitas.
Selain itu, dirinya juga menyadari bahwa sejauh ini masih banyak guru belum mendapatkan penghidupan yang layak. Hal itu berbanding terbalik dengan tugas dan tanggungjawab guru dalam mencerdaskan generasi penerus Bangsa.
“Tanpa guru saya dan mungkin kita semua tidak akan ada disini, artinya posisi strategis guru dalam kehidupan sehari-hari sering dikatakan pahlawan tanpa jasa. Ditengah segala keterbatasan mari kita berkolaborasi membangun dunia pendidikan yang lebih baik di Tulangbawang,” ajaknya.
Ia juga berharap walau ditengah keterbatasan yang ada, dirinya meminta pada guru agar tetap memberikan kontribusi yang maksimal untuk anak didiknya.
Bahkan dirinya mengajak para tenaga pendidik untuk membuka mata terhadap perkembangan digital yang kini tengah dialami di dalam negeri.
Hal senada dikatakan Sekjen PGRI Pusat Dudung Abdul Qodir dalam momen ini dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Tulangbawang dan PGRI Tulangbawang. Menurut dia, Seminar dan Workshop Great Teacher menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan SDM para dewan guru.
“Ini acara luar biasa, satu bukti acara ini luar biasa adalah komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan sinergi. Kalau saja PGRI selalu menerapkan empat hal itu, saya yakin PGRI Tulangbawang akan menjadi lokomotif perubahan di Provinsi Lampung,” terangnya.
Ditempat yang sama, Ketua PGRI Kabupaten Tulangbawang yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, M Ami Iswandi Ismed Balaw menegaskan, peningkatan kompetensi guru merupakan faktor krusial untuk menciptakan proses belajar yang menarik dan efektif.
“Guru harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, kebutuhan belajar siswa dan perubahan metode mengajar dari berbagai karakteristik yang ada saat ini,” ungkap dia. (Can)

