Connect with us

Tulang Bawang

Bersama Tim, Bapenda Tuba Turun Langsung Lakukan Verifikasi Dan Validasi Objek Pajak Air Tanah Ke PT SIL

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulangbawang turun langsung melakukan verifikasi dan validasi langsung objek pajak air tanah ke PT. Sweet Indo Lampung (SIL), Senin (16/6/2025) lalu.

Kedatangan Bapenda itu juga didampingi pihak Kejaksaan Negeri Tulangbawang, unsur PDAM serta unsur Kecamatan Gedung Meneng.

Pada kegiatan itu pihaknya melakukan pengecekan kepada setiap koordinat titik sumur air tanah yg ada di PT. SIL. Seperti disekitar perkebunan tebu dan beberapa titik di dalam wilayah pabrik.

“Pada saat melakukan pengecekan langsung dilapangan itu, kami didampingi oleh pihak kejaksaan dalam hal ini Bidang Datun dan Bidang Intel yang dipimpin oleh Kasi Datun Kejari Tulangbawang Nurhayati tim kejaksaan lainnya, pihak PDAM serta pihak Kecamatan Gedung Meneng,” ungkap Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Tulangbawang Andin Budiman P.

Menurutnya Berdasarkan data Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA) yang diterbitkan DPMPTSP Provinsi Lampung, PT. SIL memiliki 34 titik air tanah.

“Dan pada Senin (16/6) kami melanjutkan pengecekan kembali secara langsung ke lokasi, seperti yg sudah dilakukan beberapa kali sebelumnya. Alhamdulillah dari rangkaian kegiatan verifikasi dan validasi oleh Bapenda Tuba dan tim sebanyak 29 titik dari 34 titik air tanah sesuai SIPA yg dimiliki SIL sudah dilakukan pengecekan,” paparnya.

Dirinya juga menuturkan pada saat pelaksanaan kegiatan, pihak perusahaan selalu mendampingi tim yang mana dipimpin langsung oleh Saiful selaku pimpinan dari manajemen PT. SIL.

Dalam kegiatan verifikasi dan validasi pajak air tanah ini terdapat 23 titik sumur air bawah tanah yang belum terpasang water meter, serta 5 titik sumur air bawah tanah yang sudah tidak aktif.

Untuk itu pihak Bapenda meminta agar perusahaan segera membuat berita acara terkait penutupan sumur, Kemudian, penggunaan beberapa titik air tanah terdapat yang mana terdapat perbedaan dengan izin yang tertera pada SIPA yang harusnya digunakan untuk perumahan karyawan, namun digunakan untuk industri pun sebaliknya.

“Tentunya hal ini menjadi perhatian khusus bagi kami, agar setiap perusahaan dapat memperbaiki tata administrasinya sesuai dengan peruntukannya. Jangan sampai hal ini menimbulkan kerugian bagi daerah. Karena Bapenda Tuba akan menghitung tetapan pajak air tanahnya sesuai SIPA dan water meter yang wajib dipasang,” tegas dia.

Dalam hal itu Bapenda Tuba juga meminta dan menghimbau kepada pihak PT. SIL dan perusahaan lainnya agar memasang water meter sesuai ketentuan SIPA, sehingga pelaporan dan penetapan pajak sesuai dengan volume air yg dimanfaatkan atau digunakan sesuai dengan perbup nomor 23 tahun 2024 tentang tata cara pengelolaan pajak air tanah.

Selain itu Bapenda juga menghimbau agar perusahaan taat membayar pajak kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan operasional perusahaan yang berplat Tulangbawang. Sekaligus menghimbau agar plat kendaraan tersebut menjadi plat daerah Tuba, sehingga daerah Tuba mendapatkan benefitnya sesuai mekanisme pajak.

Pihaknya juga mengajak perusahaan agar selalu bersinergi dan mendukung Pemerintah Daerah Tulangbawang sesuai dengan kewajiban perpajakannya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada kejaksaan negeri Tulangbawang atas peran aktifnya dalam mendampingi Bapenda Tuba, dalam upaya mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Peran serta Kejaksaan Negeri Tulangbawang dalam optimalisasi pendapatan selain membantu dalam perbaikan tata kelola pengelolaan pajak juga menimbulkan kepercayaan publik terhadap Bapenda Tuba,” ucap Andin.

Ia berharap dengan adanya kegiatan verifikasi dan validasi langsung pajak air tanah ini, kedepan dapat mendukung peningkatan PAD Kabupaten Tulangbawang khususnya dalam sektor pajak air tanah.

Terlebih saat ini pemkab Tulangbawang akan terus dan secara bertahap melakukan kegiatan ini kepada setiap perusahaan, sebagai bentuk sinergi tata kelola pajak daerah. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

PWI Tuba Gelar Rapat Pembentukan Panitia Konfercab Tahun 2026

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang resmi membentuk Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2026. Murni , dipercaya sebagai ketua panitia, dengan Darsani, SH sebagai sekretaris dan Armadan sebagai bendahara.

‎Selain Pembentukan kepanitiaan Konfercab juga Pembentukan Steering Committee ( OC )Konfercab 2026 , yang mana Hairudin sebagai Ketua, Anggota, Hadi Saputra, Rusdi Rifai, Abdurrahman SH, Oon Darmawan, Dirwanto, Elwan Fuat Pembentukan panitia tersebut disepakati dalam rapat yang berlangsung di Sekretariat PWI Kabupaten Tulangbawang, Kamis (30/04/2026).

‎Rapat dipimpin langsung oleh Alamsyah Ketua PWI Tulang bawang, didampingi Sekretaris Suhermansyah dan Riswansyah Bendahara, yang di hadiri anggota PWI Kabupaten Tulangbawang.

‎Dalam sambutannya , Alamsyah menegaskan bahwa Konfercab merupakan forum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi internal guna memperkuat peran PWI di tingkat daerah.

‎“Konfercab bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai prinsip profesionalisme, integritas, dan independensi pers,” bebernya

‎Ia berharap panitia yang telah dibentuk dapat bekerja secara solid, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga seluruh tahapan Konfercab dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

“Kita sepakati menunjuk nama-nama tersebut yang akan melaksanakan Konfrensi PWI Tulangbwang . Saya berharap Konfrensi PWI Tulangbwang berlangsung demokratis dan aman serta menghasilkan Ketua PWI yang lebih baik,” Ujar ketua PWI Tulangbwang Alamsyah

Dan ia juga menambahkan “Saya juga mohon maaf apabila selama kepemimpinan saya sebagai Ketua PWI Tulangbawang belum sepenuhnya memuaskan harapan seluruh anggota PWI Tulangbawang,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu ‎Ketua Panitia Konfercab terpilih Murni menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera bekerja dan mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis maupun administratif konferensi.

‎Ia menekankan pentingnya kerja kolektif serta dukungan seluruh anggota PWI Kabupaten Tulangbawang demi kelancaran pelaksanaan Konfercab 2026.

‎“Ini amanah organisasi. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar seluruh rangkaian Konfercab PWI dapat berjalan lancar, tertib, dan bermartabat,” terang Murni.

‎Konfercab PWI Tulang bawang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 di kabupaten Tulangbawang.(can)

Facebook Comments Box
Continue Reading