Ekonomi dan Bisnis
Nasabah Bank Lampung KCP Teluk Betung Selatan Raih Mobil Xpander Undian Tabungan Lokal Bank Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Nasabah Bank Lampung KCP Teluk Betung Selatan berhasil meraih hadiah grand prize undian tabungan lokal Bank Lampung 2025 yaitu mobil New Xpander yang digelar Senin (23/6/2025) bertempat di lapangan tenis kantor pusat Bank Lampung.
Untuk Hadiah ke-2 ibadah umroh bagi 5 orang pemenang diraih oleh nasabah Bank Lampung KCP Pringsewu, KCP Menggala, KCP Sukadana. KCP Sidomulyo dan KCP Kemiling.
Dalam sambutannya Direktur Utama Bank Lampung Mahdi Yusuf mengungkapkan ada 59 hadiah yang diundi dalam undian tabungan lokal Bank Lampung 2025. Hal ini bukan tanpa alasan namun sesuai dengan HUT Bank Lampung yang tahun ini berusia 59 tahun.
“Untuk posisi 31 Desember 2024 rekening simpanan di Bank Lampung mencapai 523.171 Rekening, yang terdiri dari :
rekening Simpeda, L-Save, SIMPEL danTabunganKU” ujar Mahdi Yusuf.
Tabungan Simpeda sendiri diundi 3 kali dalam setahun yaitu undian simpeda Nasional yang diselenggarakan oleh Asbanda dilakukan sebanyak 2 kali dalam setahun dan 1 kali dalam setahun Undian Simpeda Lokal PT Bank Lampung sehingga dengan memiliki Tabungan Simpeda di Bank Lampung maka kesempatan menjadi pemenang undian tabungan lebih besar.
Untuk Total hadiah undian tabungan lokal Bank Lampung 2025, mencapai lebih dari Rp 700 jutaan. Dimana hadiah grand prize berupa 1 unit mobil New Xpander.
Hadiah ke-II berupa ibadah umroh untuk 5 orang pemenang, hadiah ke-III sepeda motor untuk 6 pemenang dan hadiah ke-IV logam mulia emas 5 gram untuk 4 pemenang, hadiah ke-V Tab Samsung untuk 4 pemenang dan hadiah ke-Vi yaitu sepeda gunung untuk 39 pemenang.
Dalam kesempatan tersebut Mahdi Yusuf juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para stakeholder Bank Lampung yang telah setia menjadi bagian dari proses perubahan Bank Lampung untuk menjadi Bank terunggul di Provinsi Lampung.
Orang nomor satu di Bank Lampung ini juga mengucapkan selamat kepada para pemenang undian tabungan lokal Bank Lampung 2025 dan mengajak nasabah Bank Lampung, untuk meningkatka saldo simpanan. “Dengan memanfaatkan tabungan Bank Lampung, maka nasabah telah berkontribusi terhadap pembangunan di Provinsi Lampung dan tahun depan hadiah undian akan lebih menarik lagi” katanya. (*)
Ekonomi dan Bisnis
Perkuat Literasi Keuangan, OJK Lampung Serahkan 150 Polis Asuransi Jiwa Untuk Guru di Pesisir Barat
Alteripost Pesisir Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Asuransi Astra mengambil langkah konkret dalam memperluas inklusi keuangan di daerah. Kegiatan yang bertempat di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kabupaten Pesisir Barat ini merupakan sinergi yang menghadirkan edukasi literasiserta bentuk nyata aksi inklusi melalui penyerahan polis asuransi jiwa kepada 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) guru dan tenaga pendidik.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tantangan kerentanan finansial di masyarakat. Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy melalui sambutan yang disampaikan Deputi Direktur OJK Lampung, Ety Elyati, menegaskan bahwa kepemilikan asuransi jiwa bagi seorang ASN dan pendidik merupakan wujud jaring pengaman tambahan (safety net) serta bukti perlindungan nyata bagi keluarga. Jika terjadi risiko tak terduga seperti sakit kritis atau hilangnya pencari nafkah, asuransi memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap aman secara finansial dan anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa harus berhutang atau menjual aset berharga. Literasi harus segera diikuti dengan inklusi kepemilikan produk, agar perlindungannya benar-benar dirasakan dan membawa dampak kesejahteraan.
Mengikis Kesenjangan Melalui Peran Strategis Guru
Merujuk pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional telah mencapai 66,46% dan indeks inklusi sebesar 80,51%. Meski angka ini menunjukkan peningkatan, namun masih terdapat kesenjangan (gap) yang mengindikasikan bahwa kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, belum disertai dengan pemahaman mendalam untuk mengelolanya secara bijak. Celah inilah yang sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber, pinjaman online ilegal, maupun investasi bodong yang merugikan masyarakat saat memiliki kebutuhan pendanaan mendesak.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Zukri Amin, M.P., menyambut baik program yang menyasar tenaga pendidik ini. Menurutnya, guru memegang peranan krusial sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.“Kami menaruh harapan besar agar ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di sini, tetapi diteruskan kepada para siswa, rekan kerja, dan masyarakat sekitar.
Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Pesisir Barat berkomitmen memastikan literasi dan inklusi keuangan berjalan beriringan sehingga masyarakat lebih siap merencanakan masa depan, mengelola risiko, dan meningkatkan perekonomian daerah,” jelas Zukri.
Pengawasan Ketat OJK demi Keamanan Konsumen
Guna memberikan ketenangan bagi masyarakat yang mulai mengakses asuransi jiwa, OJK menjamin adanya pengawasan yang ketat terhadap seluruh lembaga jasa keuangan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK, OJK hadir untuk memastikan setiap perusahaan asuransi memberikan manfaat dan memenuhi hak-hak pemegang polis sesuai dengan perjanjian.
Kolaborasi yang turut didukung oleh Asuransi Astra ini diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat yang selama ini menganggap asuransi sebagai kebutuhan yang bisa ditunda.Pemberian 150 polis asuransi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam mencetak tenaga pendidik yang ‘Cerdas Finansial’. Dengan hati yang tenang karena terlindungi secara finansial, para guru dipastikan dapat memberikan dedikasi yang jauh lebih maksimal dalam membangun kualitas generasi muda di Pesisir Barat.(*)

