Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Alat Bantu Disabilitas Untuk Warga yang Membutuhkan
Alteripost Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyerahkan secara langsung bantuan alat bantu disabilitas kepada warga yang membutuhkan di Kecamatan Wayhalim dan Kecamatan Tanjung Senang, Rabu (10/9/2025).
Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat lansia serta warga yang mengalami keterbatasan fisik sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Walikota Eva Dwiana turut menyapa para penerima manfaat sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung. Ia berharap agar bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat serta membantu meningkatkan kualitas hidup warga penerima.
“Saya minta kepada camat, lurah hingga kepala puskesmas untuk terus aktif memantau warganya, terutama yang membutuhkan bantuan. Pemerintah hadir untuk melayani dan membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian lebih,” ujar Walikota.
Selain itu, Eva Dwiana juga mengimbau kepada keluarga penerima bantuan agar turut menjaga dan merawat anggota keluarganya yang sedang sakit maupun memiliki keterbatasan fisik, sehingga bantuan yang diberikan dapat lebih bermanfaat.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan penyandang disabilitas.(*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

