Lampung Selatan
Uniknya Peringatan Maulid Nabi di TK IT Al Mumtaza: Keliling Kantor Pemkab Sambil Belajar
Alteripost Kalianda – Suasana riang terdengar di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Jumat (12/9/2025).
Puluhan anak-anak TK IT Al Mumtaza dengan busana muslim penuh warna berjalan beriringan sambil membawa kembang telur. Mereka tampak antusias mengikuti kegiatan belajar luar kelas yang dipadukan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.
Kegiatan bertajuk “Mengenal Lingkungan Perkantoran” itu dimulai dari Lapangan Futsal di kompleks perkantoran Pemkab Lampung Selatan dan berakhir di Masjid Agung Kalianda.
Sepanjang perjalanan, wajah-wajah polos anak-anak begitu ceria saat diperkenalkan berbagai kantor dinas yang dilewati.
Kepala Sekolah TK IT Al Mumtaza, Andriani, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan anak dengan lingkungan sekitar sekolah.
“Sekolah kita memang tidak jauh dari kompleks Pemkab. Jadi momen ini pas untuk mengenalkan anak-anak pada kantor-kantor pemerintahan, sambil sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad,” ujarnya.
Tak hanya sekadar berjalan, guru-guru juga menyempatkan diri menunjuk beberapa gedung dinas penting seperti Dinas Kesehatan, Bappeda, hingga kantor bupati.
Meski tidak semua kantor dapat dikenalkan karena jarak yang cukup jauh, anak-anak tetap mendapat pengalaman baru yang berkesan.
“Setidaknya mereka tahu, oh ini kantor bupati, ini kantor BKD. Dengan begitu, sejak kecil mereka sudah mengenal fungsi-fungsi lingkungan pemerintahan di sekitar kita,” tambah Andriani.
Suasana semakin meriah ketika anak-anak menyanyi, bercanda, dan sesekali melambaikan tangan kepada pegawai yang sedang beraktivitas. Tidak sedikit pegawai maupun masyarakat yang tersenyum melihat tingkah lucu mereka.
Selain sebagai bagian dari pembelajaran, kegiatan ini juga memberi makna kebersamaan dalam memperingati Maulid Nabi.
Anak-anak belajar menghargai lingkungan, mengenal lembaga pemerintahan, sekaligus menanamkan nilai religius melalui tradisi membawa kembang telur.
Dengan langkah kecil mereka hari ini, anak-anak TK IT Al Mumtaza telah belajar arti besar: mencintai lingkungan sekitar dan memahami kehidupan bermasyarakat sejak dini. (*)
Lampung Selatan
Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar
Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.
Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.
Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).
Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.
Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.
Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.
Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.
“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.
Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

