Bandar Lampung
Eva Dwiana Instruksikan Operasi Pasar untuk Lindungi Daya Beli Masyarakat
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan menggelar operasi pasar di seluruh kelurahan sebagai upaya menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Operasi pasar ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Biasanya menghadapi Natal dan Tahun Baru, harga komoditas cenderung naik, sehingga perlu dilakukan operasi pasar,” ujar Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bandar Lampung, Erwin, Sabtu (13/9/2025).
Operasi pasar serentak ini akan digelar di 126 kelurahan di Kota Bandar Lampung dan menyediakan berbagai komoditas strategis, seperti beras, gula, telur, dan minyak goreng.
“Hal ini agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar. Pemerintah juga memberikan subsidi terhadap beberapa komoditas untuk menekan harga pasar,” tambah Erwin.
Menurutnya, tujuan utama dari operasi pasar adalah menjaga daya beli masyarakat sekaligus mencegah lonjakan inflasi menjelang momen akhir tahun.
“Selain menstabilkan harga, operasi pasar ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat. Sehingga inflasi bisa ditekan dan harga bahan pokok tetap stabil,” tutupnya.(*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

