Bandar Lampung
Program Pemkot Efektif, Angka Kemiskinan Bandar Lampung Turun Signifikan
Alteripost Bandar Lampung – Kota Bandar Lampung terus berupaya meningkatkan kualitas data statistiknya sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan. Hal ini terungkap dalam audiensi antara Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung agenda penyampaian angka kemiskinan di Kota Bandar lampung tahun 2025 di Ruang Kerja Walikota. Senin, (22/9/2025)
Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Dr. Hady Suryono, M.Si menjelaskan angka kemiskinan tahun 2025 tercatat sebesar 6,95 persen atau angka ini turun 0,42 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 7,37 persen dan berada di posisi terbaik di Tingkat Provinsi Lampung.
Penurunan angka kemiskinan juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah yang naik. Pihaknya berharap tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan memastikan masyarakat dapat hidup layak.
Sementara itu, Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyambut baik laporan dari BPS Kota Bandar Lampung dan memberikan apresiasi atas upaya dalam meningkatkan kualitas data statistik. Penurunan angka kemiskinan tidak terlepas dari sejumlah program stimulan Pemerintah Daerah. Seperti bantuan sembako, pinjaman untuk umkm, penyediaan lapangan kerja, hingga pelatihan bagi pencari kerja.
Walikota menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus berkomitmen melaksanakan berbagai program pengentasan kemiskinan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Walikota didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan kesra, Inspektur, Kadis PU, Plt. Ka Bapperida, Plt. Kadis Kominfo, Plt. Ka BKAD.(*)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

