Tulang Bawang
Lakukan Audensi Bersama Pemkab, LSM Trinusa Sampaikan Aspirasi Petani di Tuba Terkait BBM Solar Subsidi
Alteripost Tulang Bawang – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara (Trinusa) Kabupaten Tulangbawang bersama perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) mendatangi Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.
Kedatangan mereka tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait penutupan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Solar dan Pertalite di SPBU BUMD 24.345.107, Jalan Lintas Timur, Terminal Menggala.
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Sekretariat Daerah Tulangbawang, Kamis (30/10/2025), dan diterima langsung oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Pahada Hidayat, didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Ir. Antoni, Plt. Kadis Pertanian Ir. Sri Sulistiyo Rahayu, Kadis Perdagangan Tuhir Alam, Kasat Pol PP Penli Yusli, Kaban Kesbangpol Saut Sinurat, serta Direktur BUMD Tulangbawang, Novi Marzani BMY.
Ketua DPC LSM Trinusa Tulangbawang, Hendri Setiawan, bersama anggota Eliantoni dan sejumlah perwakilan Gapoktan menyampaikan keluhan terkait sulitnya mendapatkan BBM subsidi selama 13 hari terakhir. Menurut mereka, penutupan SPBU BUMD tersebut sangat menghambat kegiatan usaha tani serta program ketahanan pangan nasional.
“Dengan penutupan SPBU itu, BBM subsidi jenis Solar dan Pertalite menjadi langka. Padahal bahan bakar ini menjadi penggerak utama operasional alat mesin pertanian (Alsintan),” ujar Eliantoni diamini perwakilan Gapoktan.
Pihak Gapoktan meminta Pemkab Tulangbawang segera mencari solusi agar mereka kembali bisa mengakses BBM subsidi secara lancar dan berkelanjutan. Menurut mereka, kelancaran pasokan BBM subsidi merupakan syarat mutlak bagi petani untuk mendukung program swasembada pangan.
Selain itu, mereka juga mendesak Pemkab agar memfasilitasi penerbitan rekomendasi atau barcode bagi kelompok tani yang belum memilikinya. Tanpa legalitas tersebut, para petani mengaku kesulitan mendapatkan pembinaan dan bantuan program pemerintah.
“Jika kondisi ini dibiarkan, maka program swasembada pangan hanya akan menjadi angan-angan di Sai Bumi Nengah Nyappur ini,” ungkap perwakilan Gapoktan.
Gapoktan juga menyayangkan penutupan SPBU BUMD yang disebut terjadi akibat demonstrasi salah satu ormas.
“Kami petani yang menjadi korban. Di satu sisi pemerintah menuntut kami menanam tiga kali setahun, tapi di sisi lain sumber daya pendukung seperti BBM subsidi justru terputus,” keluhnya.
Sementara itu, Direktur BUMD Tulang Bawang, Novi Marzani, menjelaskan bahwa penutupan SPBU BUMD 24.345.107 terjadi setelah adanya aksi demonstrasi pada 18 Oktober 2025 dari salah satu ormas yang menuding adanya dugaan korupsi penyertaan modal sebesar Rp8,6 miliar tahun 2022.
“Tudingan itu tidak benar. Saya baru menjabat Direktur PT Tulang Jaya (Perseroda) pada tahun 2023. Penyertaan modal dari Pemkab ke BUMD sebesar Rp 8,6 miliar hanya pada tahun 2012 dan sampai tahun 2025 tidak ada peyertaan modal dari Pemkab apa yang dituduhkan mereka tidak benar adanya tambahan peyertaan modal lagi, ,” tegas Novi.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh LSM Trinusa dan Gapoktan, Novi memastikan bahwa SPBU BUMD akan kembali dibuka pada Jumat, 31 Oktober 2025, untuk melayani pembelian BBM subsidi Solar dan Pertalite bagi Gapoktan di Tulang Bawang.
“Pembukaan kembali SPBU BUMD ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebutuhan petani dan upaya Pemkab Tulangbawang dalam mendukung program swasembada pangan nasional sesuai visi Presiden RI Prabowo Subianto,” ujar Novi. (cn)
Tulang Bawang
PWI Tuba Gelar Rapat Pembentukan Panitia Konfercab Tahun 2026
Alteripost Tulang Bawang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang resmi membentuk Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2026. Murni , dipercaya sebagai ketua panitia, dengan Darsani, SH sebagai sekretaris dan Armadan sebagai bendahara.
Selain Pembentukan kepanitiaan Konfercab juga Pembentukan Steering Committee ( OC )Konfercab 2026 , yang mana Hairudin sebagai Ketua, Anggota, Hadi Saputra, Rusdi Rifai, Abdurrahman SH, Oon Darmawan, Dirwanto, Elwan Fuat Pembentukan panitia tersebut disepakati dalam rapat yang berlangsung di Sekretariat PWI Kabupaten Tulangbawang, Kamis (30/04/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Alamsyah Ketua PWI Tulang bawang, didampingi Sekretaris Suhermansyah dan Riswansyah Bendahara, yang di hadiri anggota PWI Kabupaten Tulangbawang.
Dalam sambutannya , Alamsyah menegaskan bahwa Konfercab merupakan forum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi internal guna memperkuat peran PWI di tingkat daerah.
“Konfercab bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai prinsip profesionalisme, integritas, dan independensi pers,” bebernya
Ia berharap panitia yang telah dibentuk dapat bekerja secara solid, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga seluruh tahapan Konfercab dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.
“Kita sepakati menunjuk nama-nama tersebut yang akan melaksanakan Konfrensi PWI Tulangbwang . Saya berharap Konfrensi PWI Tulangbwang berlangsung demokratis dan aman serta menghasilkan Ketua PWI yang lebih baik,” Ujar ketua PWI Tulangbwang Alamsyah
Dan ia juga menambahkan “Saya juga mohon maaf apabila selama kepemimpinan saya sebagai Ketua PWI Tulangbawang belum sepenuhnya memuaskan harapan seluruh anggota PWI Tulangbawang,” ucapnya menambahkan.
Sementara itu Ketua Panitia Konfercab terpilih Murni menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera bekerja dan mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis maupun administratif konferensi.
Ia menekankan pentingnya kerja kolektif serta dukungan seluruh anggota PWI Kabupaten Tulangbawang demi kelancaran pelaksanaan Konfercab 2026.
“Ini amanah organisasi. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar seluruh rangkaian Konfercab PWI dapat berjalan lancar, tertib, dan bermartabat,” terang Murni.
Konfercab PWI Tulang bawang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 di kabupaten Tulangbawang.(can)

