Connect with us

Uncategorized

Anak TK IT Al Mumtaza Belajar Siaran di Radio DBFM Kalianda

Published

on

Alteripost Kalianda – Suasana ceria memenuhi studio kecil Radio Dimensi Baru FM 93 (DBFM) Kalianda, Jumat (7/11/2025) pagi. Tawa riang dan wajah polos anak-anak TK IT Al Mumtaza menghangatkan ruang siaran yang biasanya dipenuhi suara host dewasa.

Kunjungan puluhan murid TK IT Al Mumtaza itu bukan sekadar jalan-jalan. Mereka datang untuk belajar langsung tentang dunia komunikasi dan penyiaran radio, sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran di luar sekolah.

Di ruang berukuran sekitar 2×3 meter, mereka tampil menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ada yang membaca doa-doa harian, hafalan hadis, menyebutkan Pancasila, melantunkan surat pendek Al-Qur’an, hingga menyanyi lagu-lagu Islami dengan penuh percaya diri.

Kepala TK IT Al Mumtaza, Andriani, S.Pd, mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari metode pembelajaran aktif untuk memperkenalkan berbagai alat komunikasi sekaligus melatih mental dan keberanian berbicara di depan publik.

“Tujuan kami untuk mengenalkan anak-anak pada macam-macam alat komunikasi serta melatih keberanian dan mental mereka dalam berkomunikasi,” ujar Andriani.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak didampingi oleh Indria Chika, host DBFM 93, yang memandu mereka selama siaran berlangsung. Setiap anak diberikan kesempatan tampil langsung secara live on air melalui laman dbfmradio.id, serta disiarkan secara langsung di media sosial Facebook Pemda LPPL Lamsel dan Tiktok @dbfmradio.

Menurut Chika, kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan DBFM bertajuk “Anak Bangsa Cerdas (ABC)”, yang rutin digelar setiap hari Jumat.

Program tersebut memberi ruang bagi pelajar dari tingkat TK/PAUD hingga SMA untuk mengekspresikan diri, berbagi pengetahuan dan menambah wawasan.

“Program ABC ini bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak, sekaligus sejalan dengan program pemerintah mewujudkan Kabupaten Layak Anak,” jelas Chika.

Dengan semangat belajar yang tinggi dan tawa yang tak henti, kunjungan anak-anak TK IT Al Mumtaza ke DBFM 93 bukan hanya meninggalkan keceriaan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang menumbuhkan keberanian serta kecintaan mereka terhadap dunia komunikasi sejak dini. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

Eva Dwiana Hadiri Rapat APEKSI di Solo, Ruang Fiskal Pemkot Jadi Sorotan

Published

on

Alteripost Solo – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Kota Solo, Kamis (3/9/2026).

Salah satu agenda yang diikuti Eva Dwiana adalah Rapat Dewan Pengurus APEKSI yang digelar di House of Danar Hadi, Solo. Rapat tersebut dihadiri para wali kota dari berbagai daerah dengan karakteristik dan tantangan pembangunan yang beragam, mulai dari kota industri, kota pariwisata, hingga daerah dengan kebutuhan pelayanan publik yang berbeda.

Dalam forum tersebut, Dewan Pengurus APEKSI menyampaikan sejumlah masukan strategis kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat sinkronisasi antara program nasional dengan program prioritas pemerintah kota.

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah ruang fiskal dan kapasitas pemerintah kota dalam menjalankan otonomi daerah. APEKSI mendorong penyempurnaan kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), termasuk Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kebijakan transfer tersebut dinilai perlu lebih mempertimbangkan perbedaan kapasitas fiskal, karakteristik wilayah, beban pelayanan publik, serta kebutuhan masing-masing pemerintah daerah.

Selain persoalan TKD, APEKSI juga menyoroti pentingnya fleksibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penataan belanja pegawai serta pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga dinilai perlu disesuaikan dengan kemampuan riil masing-masing daerah.

Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah kota tetap memiliki ruang fiskal yang cukup untuk mempertahankan kualitas pelayanan publik sekaligus merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Melalui forum APEKSI, pemerintah kota dari berbagai daerah dapat menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta kondisi riil di wilayah masing-masing kepada pemerintah pusat.

Dengan demikian, kebijakan nasional diharapkan dapat disusun secara lebih selaras dengan karakteristik, kemampuan fiskal, dan kebutuhan pembangunan masing-masing pemerintah kota.

Keikutsertaan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, khususnya dalam mendorong kebijakan pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat kota.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading