Pesisir Barat
Pemkab Pesibar Dukung Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk ASN dan Pekerja Rentan
Alteripost Pesisir Barat – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Irawan Topani, S.H., M.Kn., menyambut langsung audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Lampung Utara (Lampura), di ruang kerja Wakil Bupati Lantai 3 Gedung Marga Sai Batin, Rabu (3/12/2025).
Dalam audiensi tersebut rombongan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampura dipimpin langsung oleh Kepala Cabang, Hedry Nora, didampingi Account Representative, Nugraha Eka Prayuda, dan perwakilan Unit Layanan Pesibar, Ari Wirawan.
Sementara itu tampak ikut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Murliana, S.Sos., M.Sc., Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Mizar Diyanto, S.E., M.P,, dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP),
Dalam diskusinya kedua belah pihak membahas strategi percepatan perluasan kepesertaan, termasuk perlindungan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pekerja rentan, serta pekerja sektor informal. Program yang disorot antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan skema perlindungan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Irawan Topani menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja adalah bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pesibar. “Hal tersebut merupakan satu dari beberapa komitmen Pemkab Pesibar dalam memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh pekerja mendapatkan akses jaminan sosial yang layak,” tegas Wakil Bupati, Irawan Topani.
“Karenanya Pemkab Pesibar mendukung penuh berbagai program kerja BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampura untuk segera dilaksanakan di Pesibar. Sehingga mampu menjadi indikator penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wakil Bupati, Irawan Topani.
Sementara itu dihadapan Wakil Bupati, Irawan Topani, Kepala Cabang, Hedry Nora memaparkan mekanisme pendaftaran, pelayanan, serta rencana kerja sama strategis untuk mendorong efektivitas program di lapangan. Kegiatan ditutup dengan penyusunan langkah tindak lanjut guna memastikan implementasi program berjalan maksimal. (*)
Ekonomi dan Bisnis
Perkuat Literasi Keuangan, OJK Lampung Serahkan 150 Polis Asuransi Jiwa Untuk Guru di Pesisir Barat
Alteripost Pesisir Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Asuransi Astra mengambil langkah konkret dalam memperluas inklusi keuangan di daerah. Kegiatan yang bertempat di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kabupaten Pesisir Barat ini merupakan sinergi yang menghadirkan edukasi literasiserta bentuk nyata aksi inklusi melalui penyerahan polis asuransi jiwa kepada 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) guru dan tenaga pendidik.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tantangan kerentanan finansial di masyarakat. Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy melalui sambutan yang disampaikan Deputi Direktur OJK Lampung, Ety Elyati, menegaskan bahwa kepemilikan asuransi jiwa bagi seorang ASN dan pendidik merupakan wujud jaring pengaman tambahan (safety net) serta bukti perlindungan nyata bagi keluarga. Jika terjadi risiko tak terduga seperti sakit kritis atau hilangnya pencari nafkah, asuransi memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap aman secara finansial dan anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa harus berhutang atau menjual aset berharga. Literasi harus segera diikuti dengan inklusi kepemilikan produk, agar perlindungannya benar-benar dirasakan dan membawa dampak kesejahteraan.
Mengikis Kesenjangan Melalui Peran Strategis Guru
Merujuk pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional telah mencapai 66,46% dan indeks inklusi sebesar 80,51%. Meski angka ini menunjukkan peningkatan, namun masih terdapat kesenjangan (gap) yang mengindikasikan bahwa kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, belum disertai dengan pemahaman mendalam untuk mengelolanya secara bijak. Celah inilah yang sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber, pinjaman online ilegal, maupun investasi bodong yang merugikan masyarakat saat memiliki kebutuhan pendanaan mendesak.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Zukri Amin, M.P., menyambut baik program yang menyasar tenaga pendidik ini. Menurutnya, guru memegang peranan krusial sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.“Kami menaruh harapan besar agar ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di sini, tetapi diteruskan kepada para siswa, rekan kerja, dan masyarakat sekitar.
Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Pesisir Barat berkomitmen memastikan literasi dan inklusi keuangan berjalan beriringan sehingga masyarakat lebih siap merencanakan masa depan, mengelola risiko, dan meningkatkan perekonomian daerah,” jelas Zukri.
Pengawasan Ketat OJK demi Keamanan Konsumen
Guna memberikan ketenangan bagi masyarakat yang mulai mengakses asuransi jiwa, OJK menjamin adanya pengawasan yang ketat terhadap seluruh lembaga jasa keuangan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK, OJK hadir untuk memastikan setiap perusahaan asuransi memberikan manfaat dan memenuhi hak-hak pemegang polis sesuai dengan perjanjian.
Kolaborasi yang turut didukung oleh Asuransi Astra ini diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat yang selama ini menganggap asuransi sebagai kebutuhan yang bisa ditunda.Pemberian 150 polis asuransi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam mencetak tenaga pendidik yang ‘Cerdas Finansial’. Dengan hati yang tenang karena terlindungi secara finansial, para guru dipastikan dapat memberikan dedikasi yang jauh lebih maksimal dalam membangun kualitas generasi muda di Pesisir Barat.(*)

