Pesisir Barat
Pemkab Pesibar Lepas Keberangkatan Jamaah Umroh 2025
Alteripost Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, secara resmi melepas keberangkatan 10 jamaah umroh tahun 2025 yang berlangsung di Selasar Gedung Marga Sai Batin, Komplek Pemkab Pesibar, Jumat (5/12/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesibar, Irawan Topani, S.H., M.Kn., Ketua I TP-PKK Pesibar, Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M., Ketua II TP-PKK Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Armand Achyuni, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Sri Agustini, S.K.M., M.Kes., serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa ibadah umroh merupakan perjalanan suci yang sangat dirindukan setiap muslim. Tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebuah kehormatan besar ketika Allah SWT memberikan kesempatan, kemampuan, dan panggilan kepada hamba-Nya untuk berkunjung ke Baitullah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, saya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah umroh yang Insyaallah akan segera diberangkatkan menuju Tanah Suci,” ujar Bupati.
Menurutnya, perjalanan ibadah tersebut tidak hanya membawa nama pribadi, namun juga membawa nama baik keluarga, masyarakat, dan daerah. Karena itu, ia berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga sikap, akhlak, serta kebersamaan selama berada di Tanah Suci.
“Tunaikanlah setiap rangkaian ibadah dengan tertib, khusyuk, dan penuh ketulusan hati. Semoga seluruh jamaah dapat menjalani ibadah dengan lancar, memperoleh umroh yang mabrur, serta kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat,” ungkapnya.
Bupati Dedi Irawan juga berharap para jamaah dapat menjadi teladan dalam beribadah, berakhlak mulia, serta menjaga persatuan antarjamaah selama berada di Makkah dan Madinah. Selain itu, ia turut menitipkan pesan agar para jamaah mendoakan kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, serta kemajuan pembangunan Kabupaten Pesisir Barat agar senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.(*)
Ekonomi dan Bisnis
Perkuat Literasi Keuangan, OJK Lampung Serahkan 150 Polis Asuransi Jiwa Untuk Guru di Pesisir Barat
Alteripost Pesisir Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Asuransi Astra mengambil langkah konkret dalam memperluas inklusi keuangan di daerah. Kegiatan yang bertempat di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kabupaten Pesisir Barat ini merupakan sinergi yang menghadirkan edukasi literasiserta bentuk nyata aksi inklusi melalui penyerahan polis asuransi jiwa kepada 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) guru dan tenaga pendidik.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tantangan kerentanan finansial di masyarakat. Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy melalui sambutan yang disampaikan Deputi Direktur OJK Lampung, Ety Elyati, menegaskan bahwa kepemilikan asuransi jiwa bagi seorang ASN dan pendidik merupakan wujud jaring pengaman tambahan (safety net) serta bukti perlindungan nyata bagi keluarga. Jika terjadi risiko tak terduga seperti sakit kritis atau hilangnya pencari nafkah, asuransi memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap aman secara finansial dan anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa harus berhutang atau menjual aset berharga. Literasi harus segera diikuti dengan inklusi kepemilikan produk, agar perlindungannya benar-benar dirasakan dan membawa dampak kesejahteraan.
Mengikis Kesenjangan Melalui Peran Strategis Guru
Merujuk pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional telah mencapai 66,46% dan indeks inklusi sebesar 80,51%. Meski angka ini menunjukkan peningkatan, namun masih terdapat kesenjangan (gap) yang mengindikasikan bahwa kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, belum disertai dengan pemahaman mendalam untuk mengelolanya secara bijak. Celah inilah yang sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber, pinjaman online ilegal, maupun investasi bodong yang merugikan masyarakat saat memiliki kebutuhan pendanaan mendesak.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Zukri Amin, M.P., menyambut baik program yang menyasar tenaga pendidik ini. Menurutnya, guru memegang peranan krusial sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.“Kami menaruh harapan besar agar ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di sini, tetapi diteruskan kepada para siswa, rekan kerja, dan masyarakat sekitar.
Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Pesisir Barat berkomitmen memastikan literasi dan inklusi keuangan berjalan beriringan sehingga masyarakat lebih siap merencanakan masa depan, mengelola risiko, dan meningkatkan perekonomian daerah,” jelas Zukri.
Pengawasan Ketat OJK demi Keamanan Konsumen
Guna memberikan ketenangan bagi masyarakat yang mulai mengakses asuransi jiwa, OJK menjamin adanya pengawasan yang ketat terhadap seluruh lembaga jasa keuangan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK, OJK hadir untuk memastikan setiap perusahaan asuransi memberikan manfaat dan memenuhi hak-hak pemegang polis sesuai dengan perjanjian.
Kolaborasi yang turut didukung oleh Asuransi Astra ini diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat yang selama ini menganggap asuransi sebagai kebutuhan yang bisa ditunda.Pemberian 150 polis asuransi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam mencetak tenaga pendidik yang ‘Cerdas Finansial’. Dengan hati yang tenang karena terlindungi secara finansial, para guru dipastikan dapat memberikan dedikasi yang jauh lebih maksimal dalam membangun kualitas generasi muda di Pesisir Barat.(*)

