Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Egi Hadirkan Sentuhan Keluarga di SLB Negeri Sidomulyo

Published

on

Alteripost Sidomulyo – Tawa polos dan sapaan hangat mewarnai halaman Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Sidomulyo, Desa Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, Jumat (9/1/2026).

Di tengah suasana sederhana namun penuh keakraban itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, hadir langsung menyapa siswa-siswi berkebutuhan khusus, membawa pesan empati, perhatian, dan dukungan moral dari pemerintah daerah.

Kehadiran Bupati Egi terasa istimewa karena ia turut mengajak ketiga putrinya, Kaleela Aisyah Pratama, Kaisara Alisyah Pratama, dan Khawla Ameena Pratama. Kebersamaan keluarga tersebut semakin memperkuat nuansa kekeluargaan saat mereka membaur, berinteraksi, dan memperkenalkan diri satu per satu di hadapan para siswa.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi mengungkapkan kesan positifnya saat pertama kali mengunjungi SLB Negeri Sidomulyo.

Ia menilai dedikasi para guru sangat luar biasa dalam mendidik siswa-siswi berkebutuhan khusus. Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan penuh warna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Lingkungannya bagus, nyaman, bersih, dan penuh warna. Saya yakin anak-anak merasa senang dan betah belajar di sekolah ini,” ujar Bupati Egi.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Bupati Egi bersama ketiga putrinya menyerahkan secara langsung sebanyak 128 paket bingkisan berupa susu UHT dan buku tulis kepada para siswa, serta 20 paket sembako bagi keluarga siswa yang kurang mampu.

Turut mendampingi Bupati Radityo Egi Pratama dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Lampung Selatan Agus Sartono, Plt Kepala Dinas Pendidikan M. Darmawan, Kepala Dinas Sosial Puji Sukanto, serta Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung.

Kehadiran jajaran pejabat ini sekaligus menegaskan komitmen kolektif Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menjamin kesejahteraan, perlindungan, serta pemenuhan hak pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, agar tumbuh setara, bermartabat, dan memiliki masa depan yang lebih baik. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar

Published

on

Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.

Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.

Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).

Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.

Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.

Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.

“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.

Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading